Video Lama "Bencana Cinyiru" Tersebar Lagi, Kapolres Kuningan Tinjau Lokasi Rawan Bencana dan Lakukan Klarifikasi



KUNINGAN - Video terkait bencana pergerakan tanah yang tempo hari sempat viral di media sosial, kembali muncul di grup media sosial dan group whatsapp warga Kuningan Jawa Barat,  Sabtu (29/02/2020).

Penyebar video tersebut,  mempertanyakan apakah kejadian bencana yang ada di video itu benar terjadi di Wilayah Kecamatan Ciniru,  Kabupaten Kuningan,  atau bukan? 

Padahal,  awal pekan Januari 2020 lalu,  pihak BPBD Kuningan juga telah membuat video klarifikasi bahwa kejadian bencana dalam video itu bukanlah di wilayah Kecamatan Ciniru Kabupaten Kuningan, melainkan di Cinyiru, Kabupaten Lebak Provinsi Banten. 



Karena video tersebut tersebar kembali,  Kapolres Kuningan,  AKBP Lukman Syafri Dandel Malik,  melakukan klarifikasi dengan turun langsung ke wilayah Kecamatan Ciniru, pada Sabtu (29/02) siang. 

Dengan didampingi Kasat Sabhara,  AKP  Umbara,  Kasat Intel,  AKP Muhammad Rustandi,  Kapolsek Ciniru,  Iptu Dani Supriadi,  serta Danramil 1503/Ciniru, Kodim 0615/Kuningan, Kapten Arh Aef Saefudin Rusli.

Setelah meninjau lokasi-lokasi rawan bencana alam di wilayah Kecamatan Ciniru,  Kapolres AKBP Lukman menyampaikan bahwa saat ini wilayah di Kecamatan Ciniru Kabupaten Kuningan tidak terjadi bencana seperti yang ada dalam video yang tersebar hari ini di media sosial dan group-group whatsapp. 

"Kapolres Kuningan menyampaikan bahwa video bencana yang tersebar itu video lama,  dan pernah diklarifikasi pula oleh BPBD Kuningan.  Dipastikan bencana dalam video itu bukan kejadian di wilayah hukum Polsek Ciniru Polres Kuningan. Melainkan di wilayah Cinyiru Kabupaten Lebak, Provinsi Banten,  yang terjadi awal tahun 2020 lalu, " papar Kapolres Lukman. 

Pihaknya menyebut sudah melakukan survei langsung di daerah rawan bencana,  seperti di Desa Cipedes, Kecamatan Ciniru.  Diketahui,  situasi landai,  aman,  tidak terjadi bencana. 

"Namun begitu kewaspadaan siaga bencana tetap kita laksanakan, Saya sudah tekankan ke Pak Kapolsek untuk terus berkoordinasi dengan Koramil Ciniru agar memonitor terus karena di sini rawan bencana longsor juga, " ujarnya. 

Kapolres menghimbau warga,  agar tidak cepat termakan berita-berita hoax yang tersebar. Dirinya juga menyebut telah memberi perintah ke Kasat Reskrim untuk segera mencari siapa pihak yang menyebarkan kembali video hoax bencana itu. 


"Ya nanti kita tindak siapa penyebarnya,  karena itu video lama dan jelas tidak terjadi di Kecamatan Ciniru, Kuningan, " tegasnya. 

Untuk siaga bencana, Polres Kuningan telah membuat posko-posko siaga bencana, dengan posko utama di Mapolres Kuningan,  dan posko taktis berada di tiap wilayah Polsek. 

Selain itu,  Polres Kuningan juga berkoordinasi dengan Kodim 0615/Kuningan, Pemerintah Daerah dan seluruh stakeholder yang ada untuk penanganan kemungkinan bencana alam yang akan terjadi di Kabupaten Kuningan.  (Nars) 

No comments

Powered by Blogger.