Tak Terima Takaran Bantuan Beras Diduga Dikurangi, Warga Lapor Polisi


KUNINGAN - Mendapat bantuan sembako berupa beras dengan takaran diduga dikurangi,  sejumlah warga Blok Sukarame, Kelurahan Cipari,  Kecamatan Cigugur, tidak terima dan lapor polisi. 

Dede,  salah seorang pelapor mengungkapkan bahwa salah seorang kerabatnya mendapat bantuan beras dari paket sembako yang diduga takarannya ada yang mengurangi,  tidak sesuai apa yang tertera di buku. 



"Paket sembako itu diketahui bersumber dari Tim Penggerak PKK. Kakak kandung saya menerima paket itu berisi terigu, minyak dan beras, " terangnya. 

Ia melihat rincian paket tersebut,  memang untuk jenis barangnya sesuai semua.  Namun ketika menimbang beras,  ternyata beratnya tidak sesuai dengan apa yang dituliskan. 

" Menurut rinciannya,  beras tersebut 4 kilogram,  tapi saat kami timbang,  hanya ada 2,5 kilogram,  " ketusnya. 

Secara spontan, karena tidak terima,  akhirnya Dede berinisiatif melaporkan kejadian tersebut ke aparat Polsek Cigugur. 

“Katanya jika menerima bantuan tidak sesuai harus segera lapor.  Makanya Saya sebagai warga negara Indonesia, mengikuti anjuran pemerintah tersebut,  tanpa dorongan dari siapapun,  " tandasnya. 

Ia menyebut bahwa dari TP PKK Kabupaten Kuningan, untyk warga RT 17 Dusun Sukarame, ada 10 orang yang menerima bantuan sembako tersebut.

Sementara,  koordinator penyaluran bantuan paket sembako dari TP PKK Kuningan,  Atang,  mengakui saat penyalurannya langsung kepada penerima,  dan tidak disimpan di tempat lain terlebih dahulu. 

"Apalagi sampai ada dugaan pengurangan takaran,  Demi Allah dan Rasulullah,  kami tidak melakukan pengurangan takaran tersebut,  " tegas Atang. 

Bantuan tersebut, dikatakannya,  merupakan inisiatif agar warga kurang mampu bisa terbantu di tengah dampak pandemi Covid-19.



"Kami melakukan penghimpunan sumbangan dan berhasil mendapat bantuan sembako sebanyak 16 paket. Saya langsung bagikan di dua tempat, yakni di Blok Cikopo Desa Cibinuang dan Lingkungan Sukarame Kelurahan Cipari, " terangnya. 

Terpisah,  petugas Polsek Cigugur yang menerima pelaporan warga menerangkan bahwa pihaknya masih menunggu konfirmasi pada pimpinan (Kapolsek) untuk memroses laporan tersebut.

"Karena Pak Kapolsek sedang tidak ada, laporan kita tampung dulu,  besok akan dilanjut,  " kata Yudi,  Anggota Polsek Cigugur. (Nars) 

No comments

Powered by Blogger.