Evakuasi Angkot Masuk Jurang, Petugas Alami Kesulitan


KUNINGAN - Proses evakuasi kendaraan angkutan kota (angkot) 06, trayek Ancaran - Pasar Baru yang mengalami kecelakaan tunggal, masuk ke dasar jurang sedalam 30 meter di Sungai Cisande, Dusun Pahing Desa Taraju, Kecamatan Sindangagung, pada Kamis (13/08/2020) mengalami hambatan.

Di lokasi jatuhnya angkot yang dikendarai Usup (60 tahun), warga Desa Balong itu, Kasi Pemerintahan Desa Taraju, Edo Nurhuda, mengatakan proses evakuasi mengalami kesulitan karena tingginya jarak dasar jurang dengan jalan raya.



"Tadi sudah ada pembicaraan antara sopir asli yang biasa membawa angkot itu, dengan beberapa penyedia kendaraan derek baik di Kuningan dan Cirebon, belum ada yang mengatakan bersedia saat ini, karena butuh alat slink yang panjang, " terangnya pada media di lokasi.

Untuk mengevakuasi unit kendaraan dari dasar jurang dibutuhkan slink yang cukup untuk menariknya ke atas. Katanya, saat ini ada penyedia derek yang sedang mencari alat itu di Cirebon.

"Soalnya harus segera dievakuasi. Kalau lambat, melihat cuaca mendung seperti ini, dikhawatirkan akan ada air bah (banjir) di Sungai Cisande, tempat angkot berada. Biasanya debit air sungai jika hujan turun sangat deras, " imbuh Edo.

Ia menuturkan, kejadian laka lantas kendaraan terjun ke dalam jurang di dearah itu, merupakan kejadian yang pertama kali. Sebelum-sebelumnya tidak pernah ada laka-lantas jatuh ke jurang di sekitar dearah itu.

"Semoga saja, unit kendaraan bisa segera dievakuasi, " harapnya.


Sementara, korban laka tunggal, Usup, diketahui hanya mengalami luka ringan dalam kejadian tersebut. Meski sempat mendapat perawatan di RS KMC Kuningan, namun saat hendak ditemui di Ruang IGD, petugas RS setempat mengatakan pasien atas nama Abas sudah diperbolehkan pulang ke rumah.

Sebelumnya, diberitakan, satu unit mobil angkutan kota nomor 06, terjun ke jurang sedalam 30 meter, di daerah Sungai Cisande, Dusun Pahing Desa Taraju Kecamatan Sindangagung, pada Kamis (13/08/2020) pagi sekira pukul 08:00 WIB. Sopir atas nama Usup (60 tahun) warga Desa Balong, seorang diri, tidak membawa penumpang, masih dalam keadaan sadar saat kecelakaan.

Rohmat (45 tahun), warga setempat yang menyaksikan langsung kejadiaan laka tunggal itu, menyebutkan saat Ia sedang menyapu di depan warung, tiba-tiba ada mobil angkot trayek Pasar Baru Kuningan - Ancaran berwarna merah melaju dari arah barat (Desa Taraju) menuju jalan raya Sindangagung.



"Tak jauh dari tempat saya berdiri tiba-tiba mobil itu naik ke atas TPT di kiri jalan, dan langsung miring, terus menerobos jalan menuju Sungai Cisande yang berupa jurang sedalam 30 meteran, " papar Rohmat saat diwawancara media di lokasi.

Sejauh ini, belum ada keterangan resmi terkait laka tunggal itu dari kepolisian. (Nars)

No comments

Powered by Blogger.