Ratusan Pendaki Bergerak ke Puncak Gunung Ciremai Malam Ini


KUNINGAN - Sejak Ahad (16/08/2020) pagi hingga sore hari, ratusan pendaki terdaftar di Pos Registrasi Pendakian Gunung Ciremai Blok Palutungan Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan. Selain dari lokal Kuningan, mereka juga berdatangan dari beberapa kabupaten/kota sekitar.

Sebelumnya, pihak Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) telah membuka izin pendakian dan camp semalam bagi para pengunjung dan pendaki Gunung Ciremai di tengah masa pandemi Covid-19 memasuki AKB.



Ratusan pendaki tersebut berniat memperingati malam HUT ke-75 Kemerdekaan RI di puncak gunung tertinggi di Jawa Barat itu.

Ditemui di Pos Pendaftaran Pendakian Gunung Ciremai jalur Palutungan, salah seorang relawan penjaga pos, Dwika, mengatakan, hingga Ahad sore sudah lebih dari 200 pendaki bergerak dari pos itu menuju puncak Ciremai.

"Kebanyakan warga Kabupaten Kuningan dan daerah tetangga, seperti Majalengka, Cirebon dan Indramayu, " terangnya pada KR di lokasi.

Mereka yang akan mendaki Gunung Ciremai di masa Pandemi Covid ini, harus daftar terlebih dahulu secara daring. Untuk kuota pendakian hingga besok hari, ujarnya, sudah penuh, tak menerima lagi pendaftaran.

"Selain itu, mereka yang berasal dari luar kota harus membuktikan bebas covid dengan surat hasil rapid/swab test negatif dari pihak berwenang, " tandas Dwi, panggilannya.

Selain surat bukti hasil swab/rapid negatif itu, para pendaki harus mematuhi aturan protokol Covid-19 saat pendakian seperti memakai masker saat di pos atau shelter dan membawa hand sanitizer.

"Saat berpapasan dengan pendaki lain juga mereka harus menjaga jarak, dan pembuatan tenda pun ada jarak tertentu, " ujarnya.

Pendaki juga, kata Dwi, dihimbau membawa peralatan mountenering sendiri dari rumah, bukannya sewaan.

Di jalur pendakian Palutungan, Ia memaparkan ada beberapa pos atau shelter pemberhentian bagi pendaki, di antaranya Pos Cigowong,  Pos Kuta,  Pos Pangguyangan Badak,  Pos Arban,  Pos Tanjakan Asoy,  Pos Pasanggrahan,  Pos Sanghyang Ropoh, Pos Simpay Apuy,  dan terakhir Pos Goa Walet.

Terpisah, salah seorang pendaki, Dodi (20 tahun), warga Kelurahan Cigadung, Kecamatan Cigugur, mengaku sudah enam kali mendaki ke Puncak Gunung Ciremai.

"Selain Ciremai, ada juga Gunung Papandayan, dan lainnya sempat Saya daki ke puncaknya. Kali ini memang untuk memeriahkan HUT ke-75 Republik Indonesia, " ucap Dodi.



Bersama empat rekannya dari Cigadung, Dodi, bermaksud melakukan pengibaran bendera di atas puncak 3.078 mdpl.

Selain dari Jalur Palutungan, terpantau juga para pendaki ke puncak Ciremai bergerak dari Pos Pendakian Cibunar Linggajati. Tidak seperti tahun sebelumnya, perayaan HUT RI di "Atap Jawa Barat" ini, sedikit berkurang pesertanya, akibat suasana Pandemi Covid-19. (Nars)

No comments

Powered by Blogger.