Sempat Akan Di-Lockdown Lokal, RSUD 45 Dinyatakan Aman, Setelah Swab Kedua 16 Pegawainya Negatif


KUNINGAN - Wacana penutupan seluruh akses pelayanan dan lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) 45 sempat tercetus saat 18 tenaga kesehatan dan 1 pegawai kebersihan RS milik Pemkab Kuningan itu dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. 

" Iya, sempat kita wacanakan akan ada penutupan (lockdown) namun saat melihat sikon terakhir, kita nyatakan tidak ada penutupan, " terang Direktur RSUD 45, dr Deki Saifullah, Kamis (06/08/2020) sore.



Pihaknya menambahkan, jika pada hasil swab terhadap kontak erat dengan 19 orang yang terpapar ada yang positif, penerapan lockdown lokal di RSUD 45 akan dilakukan. Tapi, dari informasi terakhir, pihaknya merasa gembira karena seluruh kontak erat dengan 19 pegawai RSUD yang terpapar saat dilakukan swab, hasilnya semuanya negatif.

"Karena hasil swab pada kontak erat itu negatif semuanya, maka kita nyatakan RSUD 45 aman dan pelayanan rumah sakit tetap berjalan, " ucapnya.

Meski begitu, sebagai langkah kewaspadaan, pihaknya mengaku akan terus melakukan swab secara bertahap kepada staf dan pegawai lainnya yang ada di RSUD 45.

"Hasil swab dari 150 orang kontak erat hasilnya negatif semuanya. Berarti RSUD 45 Kuningan aman melakukan pelayanan kesehatan terhadap pasien," katanya

Sementara, terkait perkembangan 19 orang pegawai yang beberapa waktu lalu dinyatakan terpapar Covid-19, imbuh Deki, semuanya telah dilakukan test swab ulang.

"Dari 19 orang pegawai itu, baru didapat hasil swab ulang 16 orang, yang hasilnya negatif, sementara untuk 3 orang lagi masih menunggu. Mudah-mudahan yang 3 orang juga hasil swab ulangnya negatif, " ungkapnya.



Setelah mendapat informasi hasil swab ulang pada belasan pegawai RSUD 45 yang dinyatakan negatif itu, seluruh nakes dan pegawai kebersihan yang semula mendapat isolasi kolektif di Instalasj RSUD 45 eks RS Citra Ibu Kuningan, semuanya sudah dipulangkan saat ini.

"Iya mereka semuanya sudah diperbolehkan pulang untuk melanjutkan isolasi mandiri dan pemulihan mental di rumah, " tutup Deki. (Nars)

No comments

Powered by Blogger.