Almarhum dr H Sardjono Dikenal Ramah dan Dermawan

KUNINGAN - Bagi masyarakat di Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan dan sekitarnya, sosok Almarhum dr H Sardjono dikenal sebagai seorang dokter yang humori, dan dermawan. Pantas, tak sedikit warga khususnya di Desa Lengkong dan Purwasari yang terkejut saat mendengar kabar duka meninggalnya pemilik Klinik Gafari, yang berlokasi di Jalan Raya Lengkong itu.

"Saya terkejut mendengar kabar meninggalnya pak dokter, tempat praktik Beliau selalu jadi tujuan saat keluarga Saya ada yang sakit. Karena untuk warga sini, banyak yang cocok saat berobat ke tempat praktik dr H Sardjono ini, " sebut Engkus, warga Desa Purwasari saat ditanya KR, Kamis (17/09/2020).


Lain halnya dengan Engkus, Said, masih warga Purwasari, seorang tokoh pemuda, mengungkapkan bahwa kebaikan Almarhum Sardjono akan tetap diingat warga., khususnya bagi pengendara ojek dan sopir angkot di sekitar Desa Lengkong dan Purwasari.

"Setiap Hari Besar Islam, khususnya Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha, keluarga Almarhum selalu berbagi dengan warga. Semua sopir angkot dan ojek pangkalan selalu mendapat pembagian paket sembako dan lainnya di Hari Raya, " ujarnya.

Baca berita sebelumnya:

Kecelakaan di Tulang Bawang, Ini Kronologi Meninggalnya Almarhum dr Sardjono

Tak hanya itu, dalam berbagai kesempatan, rumah Almarhum selalu terbuka untuk masyarakat. Baik untuk acara-acara syukuran maupun untuk berbagai keperluan.



Dokter H Sardjono, merupakan dokter senior di Kabupaten Kuningan yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Badan KB dan Perlindungan Perempuan Kabupaten Kuningan.

Sardjono kelahiran Purwokerto, 59 tahun lalu, meninggal dalam perawatan di RS Penawar Medika, Kabupaten Tulang Bawang  Lampung, setelah mengalami kecelakaan dalam touring motor besar yang diikutinya, pada Kamis (17/09), di Jalan Lintas Sumatera.

Almarhum meninggalkan seorang istri, Hj Rini Sujiyanti, dan 4 orang anak. Saat berita ini ditulis, jenazah Almarhum dalam perjalanan dari Lampung menuju Kuningan. 


Diberitakan sebelumnya Almarhum Sardjono meninggal setelah mengalami kecelakaan di Tulang Bawang, Lampung, berangkat bersama rombongan Touring MBI.

Salah seorang rekan Almarhum, Widi Paritza mengatakan, Almarhum ikut touring Jakarta-Bali, setelah istirahat, Sardjono melanjutkan touring Jakarta-Sumatera. (Nars)

No comments

Powered by Blogger.