Bupati Evaluasi Program Kuningan Menuju Smart City


KUNINGAN,- Bupati Kuningan, H. Acep Purnama, SH, MH mengatakan, Program Kuningan Menuju Smart City saat ini sedang dilakukan evaluasi, kendati sebetulnya sistem pemerintahan berbasis elektronik digitalisasi sudah berjalan.

Hal itu disampaikan kepada media ini usai mendengarkan pemaparan Program Kuningan Menuju Smart City dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kuningan di aula setempat, Selasa (13/10/2020).


“Mungkin yang perlu disempurnakan dan ditata kembali adalah penyesuaian dengan sistem, metode, pola dan sebagainya, Insya Allah kita akan memulai sesuatu hal untuk menyempurnakan secara teratur dan seksama,” kata Acep.

Sementara itu, Sekretaris Diskominfo, Rosjani Sekarwati, SH didampingi Plt Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kuningan, Drs. H. Dadi Hariadi, MSi, menjelaskan, Program Kuningan Menuju Smart City sebenarnya sudah dirintis sejak tahun 2004.



“Kita sudah mulai dengan konsep-konsepnya, dari dulu Kuningan banyak dikunjungi oleh pemda lain dijadikan daerah tujuan studi banding, diantaranya Kabupaten/Kota Bekasi, Cirebon, Tasikmalaya dan Sukabumi, mereka datang ke sini untuk belajar,” jelasnya.

Tujuan Kuningan Menuju Smart City dilihat dari kata Smart berarti cerdas, dimulai dari Smart Goverment (pemerintahannya), Smart Society (kemasyarakatan), Smart Social Healty (pelayanan kesehatan) digabung menjadi Kuningan Menuju Smart City.


Dengan demikian, ia tidak menampik pendapat masyarakat jika selama ini Kabupaten Kuningan sering mendapatkan  atau dianugerahi penghargaan oleh Pemerintah Pusat maupun Pemprov Jawa Barat.

“Penghargaan itu masih ada kaitannya dengan program tersebut meskipun merupakan tahap awal karena dalam rangkaian kalimat dicantumkan kata ‘menuju” dan diharapkan tahun 2021 sudah menjadi Kuningan Smart City,” katanya. (deha)

No comments

Powered by Blogger.