Virus Korona Menyasar Karyawan BRI di Kuningan, Satu Kantor Unit Tutup Sementara Pelayanan

KUNINGAN - Virus Korona menyasar belasan karyawan Bank Rakyat Indonesia di Kabupaten Kuningan Jawa Barat. Selain memunculkan Klaster Pesantren, saat ini sejumlah karyawan perbankan juga dikabarkan terkonfirmasi Covid-19.

Saat dikonfirmasi, Kepala Pelaksana BPBD Kuningan, Indra Bayu, membenarkan bahwa ada 11 karyawan BRI di Kuningan yang terpapar Covid-19. Tercatat ada dua kantor Unit BRI, yakni BRI Unit Kadugede dan Ciawigebang yang karyawannya terpapar.



"Ya saat ini terdata ada 11 karyawan bank tersebut yang terkonfirmasi Covid-19. Didominasi oleh karyawan BRI Unit Kadugede, " ucap Indra, Kamis (01/10/2020) saat dikonfirmasi di ruang kerjanya.

Kesebelas karyawan BRI yang positif Covid-19 itu, dari hasil swab mandiri pihak BRI yang dilaksanakan pekan lalu.

Untuk sementara ini, imbuhnya, agar tidak terjadi penyebaran virus yang lebih luas, pihak BRI Cabang Kuningan, melakukan penutupan layanan sementara di kantor BRI Unit Kadugede sejak tanggal 29/09 kemarin.

"Ya, baru satu unit yang ditutup, mungkin karena jumlah yang positifnya banyak. Sementara untuk kantor lainnya, kita belum dapat informasi dari pihak BRI, " kata Indra.



Dari 11 karyawan BRI di Kuningan itu, tetdata ada 8 karyawan yang menempuh isolasi mandiri di Kuningan, dan 3 lainnya isolasi mandiri di luar kota, tempat asal mereka.

"Rencananya yang 8 orang ini akan diisolasi bersama di satu lokasi, nanti tempatnya belum ada konfirmasi ulang dari pihak BRI, " sebutnya.

Sementara, terpantau, untuk tiga lokasi kantor BRI Unit di Kecamatan Ciawigebang, pada Kamis (01/10) belum ada penutupan pelayanan. Terlihat masih ada aktifitas nasabah yang keluar-masuk kantor untuk mendapat pelayanan.



Untuk kantor BRI Unit Kadugede, pihak manajemen BRI, mengalihkan pelayanan nasabah ke kantor BRI terdekat, yakni BRI Unit Cigugur.

Terkait upaya dekontaminasi di wilayah kantor BRI Unit Kadugede, pihak UPT Damkar Kuningan telah melakukan penyemprotan cairan disinfektan di sekitar wilayah tersebut pada Selasa (29/09) lalu. Cairan disinfektan disemprotkan sebanyak 13.500 liter. (Nars)

No comments

Powered by Blogger.