Ads Top

Serahkan Aset Organisasi Sebelum Lengser, Ketua PWI Kuningan: Periode Kepengurusan Sebelumnya Memprihatinkan

KUNINGAN - Selama menjabat sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kuningan selama dua periode, yakni periode 2014-2007 dan 2017-2020, Iyan Irwandi mengaku telah berhasil meninggalkan warisan berupa aset organisasi yang bisa dikelola dan dipergunakan anggotanya untuk kepengurusan selanjutnya.

Hal itu Ia katakan saat menyerahkan aset organisasi kepada pengurus PWI lainnya sebelum dirinya lengser pada Sabtu (05/12). Ia sendiri akan digantikan oleh Ketua PWI Kuningan yang baru setelah proses Konfercab, pada Kamis (10/12) nanti.



Iyan menyebutkan, pada peralihan tongkat estafet  kepemimpinan dari pengurus PWI Kuningan sebelumnya, kondisinya sangat memprihatinkan. Aset organisasi sebelumnya, kata Iyan, hanya beberapa barang saja yang diserahkan. 

"Yakni, 1 unit stempel kayu dan 2 lembar bendera PWI warna putih ukuran kecil. Sedangkan kantor kesekretariatan, malah sudah disewakan beberapa  tahun oleh pengurus sebelumnya, " ujarnya.

Ia pun mengaku sedih dengan kondisi kepengurusan PWI Kuningan sebelumnya. Saat itu, kantor (sekretariat PWI saja) tidak ada, barang-barang penunjang kegiatan keorganisasian pun tidak punya. Namun, saat ini disaat dirinya akan segera lengser sebagai ketua,  pihaknya bersyukur masih bisa mewariskan aset yang cukup lumayan untuk dimanfaatkan anggota.


Ia merinci, aset tersebut terbagi menjadi dua jenis. Yakni, berupa barang-barang penunjang kelengkapan kesekretariatan kantor yang bisa dimanfaatkan anggota dalam melaksanakan profesi jurnalistiknya. Dan program kerja yang sudah berjalan baik sehingga tinggal melanjutkannya saja.

"Sedangkan aset dalam bentuk barang, meliputi 1 set kursi tamu, 2 unit meja rapat, 1 unit papan rapat, 3 unit kipas angin, 1 unit televisi, 1 unit dvd, 1 unit wireless, 1 unit kompor gas beserta tabungnya, 1 unit dispenser, 1 unit magicom, 1 unit jam dinding, 1 unit pigura organigram, 1 unit laptop dan 1 unit printer, " papar Iyan.

Aset lainnya, dirincinya lagi, berupa 1 unit lapang tenis meja beserta kelengkapannya, tiga lembar karpet, 1 unit rak perabot1 set kelengkapan kebersihan, 3 unit ember besar, 1 unit lemari piring kabinet, 1 unit meja ketua, 1 unit kursi ketua,  alat makan (piring, sendok, gelas) dan panci, 7 unit kabel terminal dan 1 unit meja televisi.

Sementara, aset dalam bentuk program kerja yang telah dirintis pihaknya adalah program kegiatan Jalan Santai Ceria PWI Sahabat Masyarakat  yang sudah berlangsung selama 5 tahun berturut-turut, kecuali tahun 2020 karena situasi Covid-19.

"Kami pun telah melaksanakan kegiatan untuk mengembalikan lagi citra wartawan khususnya yang berada di bawah naungan PWI Kabupaten Kuningan yakni berupa kerjasma dengan Panitia Hari Besar Nasional (PHBN) Kabupaten Kuningan. Setiap tahunnya, selalu dinanti oleh ribuan warga dari berbagai pelosok Kota Kuda karena sekalian berbagi sedikit rejeki, " ujarnya.


Selanjutnya, kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan para jurnalis agar bisa lebih berkompeten karena dalam pelaksanaanya melibatkan tim penguji yang telah bersertifikasi dari Dewan Pers. Kegiatan yang berhasil diselenggarakan tahun 2018 dan 2019 tersebut bekerjasama dengan Bagian Humas Setda Kuningan.


“Alhamdulillah, banyak program kerja yang berhasil dilaksanakan. Baik kegiatan jalan santai, UKW, Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK), peningkatan status anggota, buka puasa bersama, halal bihalal, pembagian takjil, donor darah, bakti sosial maupun kegiatan lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, pada tanggal 10 Desember 2020, PWI Kabupaten Kuningan akan menggelar pelaksanaan konferensi untuk memilih ketua yang baru di kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah. Hanya saja, meski anggotanya cukup banyak tetapi yang berhak memilih hanya 21 orang yang status kartu keanggotaannya sudah biasa.(Nars/Rilis)

Diberdayakan oleh Blogger.