Ads Top

KUNINGAN - Bagian kamar pada satu unit rumah tinggal dua lantai, milik Pasutri Warto (54 tahun) / Dedeh Rohmadiah, warga Rt.08 Rw.03 Kampung Puhun, Desa Sembawa, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, hangus dilalap si jago merah.

Api diduga berasal dari konsleting arus listrik sehingga menyebabkan pecahnya bola lampu  yang berada di dalam kamar di lantai 2 rumah tersebut.



Kepala UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan, M Khadafi Mufti, pada KR mengatakan pihaknya mendapat laporan setelah kebakaran selesai dipadamkan warga setempat pada Jum'at (01/01/2020) sekira pukul 16:00 WIB.

"Laporan disampaikan Saudara Andri (28 tahun) terkait kejadian kebakaran tersebut. Namun, saat anggota Damkar akan berangkat menuju lokasi, pelapor mengatakan bahwa api sudah berhasil dipadamkan warga dan situasi telah aman, " sebutnya saat dikonfirmasi kuninganreligi.com, Jum'at (01/01) malam.

Tapi, untuk memastikan situasi aman, pihaknya tetap mengirimkan 2 orang anggota Damkar ke TKP.

"Kami melakukan pengecekan (sterilisasi) ke lokasi kebakaran, pemeriksaan dilakukan selama 30 menit," terangnya.

Khadafi menambahkan, dari keterangan pemilik rumah, peristiwa kebakaran diketahui saat mereka sedang duduk di ruang keluarga.

"Kemudian terdengar suara letupan dari kamar di lantai 2 bangunan itu. Pemilik rumah mencium bau gosong disertai terlihat asap memenuhi ruangan di lantai 2," terangnya.

Lalu, imbuhnya, pemilik rumah segera berusaha memadamkan api dengan menyiramkan air dengan alat seadanya. Dan istrinya memberitahu warga sekitar untuk mendapat pertolongan.

"Akhirnya, bersama warga sekitar api bisa dipadamkan dengan menyemprotkan air melalui selang dan ember, " sebut Khadafi.

Dari hasil pengecekan petugas petugas di lokasi, diduga kebakaran terjadi akibat pecahnya bola lampu dan mengenai kasur di dalam kamar tersebut.


"Kemudian ada konsleting aliran listrik alibat kabel yang ditanam dalam bangunan tidak dilindungi oleh batang listrik. Ada rembesan air dan menimbulkan konsleting listrik, " gamblangnya.

Pihaknya menyebutkan akibat kebakaran tersebut, ditaksir kerugian materi sebesar Rp 17,5 juta. (Nars)

Diberdayakan oleh Blogger.