Ads Top

KUNINGAN - Meski di tengah kondisi pandemi Covid-19, sektor pariwisata di Kabupaten Kuningan terus didorong Pemerintah Kabupaten Kuningan. Bertempat di Aula Kantor Pemdes Sukamukti, Kecamatan Jalaksana, pada Rabu (20/01/2021), Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Kuningan, mengajak para pelaku wisata di desa setempat untuk terus berinovasi Sdalam pengembangan sektor wisata.


Agenda yang digelar bertajuk Sinergitas Pengembangan dan Peningkatan Kemitraan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini dihadiri juga oleh Anggota DPRD kelahiran Desa Sukamukti, Udin Kusnaedi, Camat Jalaksana, Toni Kusumanto, dan Kepala Desa Nana Mulyana.

Kadisporapar Kuningan, Toto Toharudin, menyebutkan bahwa sektor paeiwisata harus menjadi garda terdepan dalam menunjang perekonomian masyarakat. Meski di masa pandemi Covid-19, Toto merasa optimis sektor pariwisata akan tetap bisa berinovasi.

"Kita ingin agar ada Daya Tarik Wisata (DTW) yang unggulan di tiap desa. Untuk menciptakan satu DTW unggulan dibutuhkan sinergitas semua pihak, bisa saling bermitra, termasuk dengan rekan-rekan media," ujarnya.

Pihaknya bermimpi wisata Kuningan bisa dikenal hingga mancanegara. Makanya, tandas Toto, tagline Disporapar Kuningan saat ini, adalah Pesona Kuningan Maju Berinovasi.

"Iya karena untuk mengenalkan wisata ini kita harus berani berinovasi, membuat terobosan," ucapnya.

Ia juga mengklaim tidak pernah takut karena ejekan (dibully) dan akan terus berlari memacu sektor wisata di Kuningan agar terus maju.

Sementara, Aleg dari Fraksi PAN, Udin Kusnaedi, mengaku akan terus mendorong cita-cita masyarakat Desa Sukamukti, khususnya, warga Kuningan pada umumnya, untuk memiliki destinasi-destinasi wisata unggulan.

"Saya sendiri sebagai warga Desa Sukamukti mengetahui, di sini kaya akan daya tarik wisata, termasuk wisata pertanian dan wisata religinya. Ini sangat positif jika kita serius untuk dikembangkan, " ucapnya.

Potensi wisata di Sukamukti, imbuhnya ditinjang oleh keberadaan Gunung Ciremai itu sendiri.

"Masyarakatnya juga kita lihat sangat respon pada upaya pengembangan wisata di sini. Makanya kami sambut baik adanya upaya dari pihak Disporapar untuk membantu mendorong wisata di sini, " tandasnya.

Terpisah, Kades Sukamukti, Nana Mulyana, menyebut di wilayahnya memang sedang dalam proses pengembangan menuju terwujudnya Lokasi Daya Tarik Wisata.

"Ada dua titik unggulan wisata yang sedang kami wujudkan. Pertama di lokasi Bumi Seni Tarikolot  dan di lokasi wisata Religi makam leluhur Citamiang," paparnya.


Yang dirasakan kurang, tambah Kades Nana, adalah masih belum representatifnya akses jalan menuju dua lokasi DTW yang akan diwujudkan tersebut.

"Kita akan dorong dari anggaran desa untuk akses jalan menuju Citamiang dan tetap kita juga butuh sinergitas semua pihak untuk mewujudkannya, " pungkas Nana. (Nars)

Diberdayakan oleh Blogger.