Misteri Semburan Uap Panas Desa Ciherang Terjawab, Ini Penyebabnya

KUNINGAN - Misteri semburan asap uap panas di Desa Ciherang, Kecamatan Kadugede, akhirnya terjawab. Hal itu setelah petugas dari BPBD Kuningan turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan lubang tempat keluarnya asap panas tersebut, pada Sabtu (30/01/2021) siang.

Petugas BPBD Kuningan, datang ke lokasi bersama Kadis LH, Wawan Setiawan, Aleg PKB, Susanto, langsung melakukan pengecekan.



Kades Ciherang, Masdja, yang juga hadir di lokasi semburan uap tersebut menuturkan, usai sempat menghebohkan warga, lokasi keluarnya asap ditutup untuk umum dengan batas garis polisi.

"Ini setelah kami tindaklanjuti laporan warga ke aparat kecamatan, Dinas LH dan BPBD Kuningan. Akhirnya mereka datang untuk melakukan pengecekan, " ujar Kades.

Masjda menerangkan bahwa lubang tempat keluarnya asap uap panas tersebut bukan lubang dari septic tank, melainkan lubang paralon untuk menanam kabel arde listrik.

"Asapnya pun tidak bau. Ini memang lubang paralon kabel arde yang tertanam di tanah, " terangnya.



Dari pantauan media di lokasi, usai melakukan pengecekan, petugas BPBD Kuningan mencoba mengecek suhu di dalam lubang tersebut menggunakan paralon. Suhu dalam lubang tersebut menurutnya memang panas, dan akibatnya ada uap yang keluar.

Sejurus kemudian petugas mendapati bahwa dinding tembok di sekitar lubang tersebut suhunya panas dan ketika dilakukan pengecskan, ada aliran listrik di sekitarnya.

"Setelah dicek ternyata uap panas ini berasal dari air yang suhunya panas akibat adanya konsleting listrik dari kabel arde yang tertanam, " jelas Ryan, petugas BPBD yang melakukan pengecekan.

Untuk membuktikan hal itu, Ia lalu mematikan aliran listrik di rumah tersebut. Dan setelah aliran listrik mati, akhirnya semburan asap berangsur-angsur reda.

Usai terlihat reda, petugas memasukkan air ke dalam lubang tersebut untuk membuktikan  analisanya. Karena jika memang berasal dari konsleting listrik pada arde, maka uap akan berhenti saat arus listrik dimatikan.

"Tapi jika ada sebab lain, yang menimbulkan uap ini, saat kita masukkan air, maka asapnya akan tambah banyak, " sebutnya.

Dan terbukti, saat dimasukkan air dari ember, asap uap benar-benar berhenti dan suara seperti air mendidih tidak terdengar lagi.



"Ini berarti dari konsleting kabel arde di bawah tanah, karena sekarang musim hujan, kena air, jadinya konslet, " tandas Ryan.

Pihaknya akhirnya meminta agar pemilik rumah bisa memperbaiki sirkuit kelistrikan di rumah tersebut. (Nars)

No comments

Powered by Blogger.