Ads Top

Terkait Deklarasi Front Persatuan Islam, Ini Kata Kabid Poldagri Bakesbangpol Kuningan

KUNINGAN - Deklarasi Front Persatuan Islam "FPI" Kuningan, pada Senin (04/01/2021), di pelataran Masjid Syiarul Islam, berjalan kondusif dan damai. Hanya sekira dua puluh menitan, deklarasi yang diikuti oleh seratusan massa eks simpatisan Front Pembela Islam ini, diakhiri dengan doa bersama yang langsung disambut turunnya hujan.



Berbicara terkait legalitas organisasi "FPI" yang baru ini, Ketua Front Persatuan Islam Kuningan, Ismail Amarullah, menyebutkan bahwa pihaknya masih menunggu terlaksananya Rapimnas atau Rapimsus "FPI" yang akan dilaksanakan secara nasional.

"Soal lambang dan ketentuan organisasi kita akan beritahukan kemudian hari, " ucapnya.

Terpisah, Kabid Politik Dalam Negeri dan Orkemas, Badan Kesbangpol Kuningan, Elin Ratna Marlina SIP MSi, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya mengaku belum bisa menanggapi jauh terkait deklarasi organisasi baru bentukan eks simpatisan Front Pembela Islam ini.

"Permasalahan FPI ini kan sudah masuk ranah nasional bukan jadi ranah dearah lagi. Kita belum bisa memberikan keterangan lebih jauh, karena di tingkat pusatnya kan masih ada proses pra peradilan, " ujarnya.

Meski ada pergantian nama, dari Front Pembela Islam menjadi Front Persatuan Islam, Elin tetap menandaskan bahwa di tingkat daerah, pihaknya tetap akan menunggu arahan dari pemerintah pusat.

"Kita fleksibel saja dulu, belum bisa mengambil sikap atau memutuskan. Daerah hanya menunggu hasil putusan pra peradilan di tingkat pusat. Karena, sekali lagi, ini sudah ranah nasional. Jadi kita di dearah mengikuti saja keputusannya bagaimana di pusat, " jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, dengan pengawalan aparat keamanan dari tiga komponen, Satpol PP Kuningan. Polres Kuningan dan dari Kodim 0615/Kuningan, Ustad Ismail Amrullah, membacakan kata-kata deklarasi dibentuknya Front Persatuan Islam untuk wilayah Kabupaten Kuningan.



"Pada hari ini. Senin (04/01/2021), atas doa dan dukungan para Habaib, Ulama, tokoh masyarakat, tokoh agama, aktivis, mahasiswa dan santri dari berbagai elemen yang ada di Kabupaten Kuningan, memdeklarasikan perahu perjuangan umat Islam Kabupaten Kuningan, bernama Front Persatuan Islam," ungkapnya.

Organisasi baru ini, imbuhnya, diharapkan bisa menjaga marwah agama, bangsa dan NKRI. (Nars)

Diberdayakan oleh Blogger.