Hidupkan Gairah Organisasi, NU Kuningan Gelar Kajian

KUNINGAN - Untuk menghidupkan gairah semangat organisasi, Ormas Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Kuningan menggelar kajian. 

Giat yang dikoordinatori oleh Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) itu, dilaksanakan di Masjid An-nahdloh Desa Padamulya, Kecamatan Maleber, Kuningan.



Dalam hal ini, Ketua LDNU Kuningan Cecep Ade Sumantri, S.Ag., M.Pd.I, menjelaskan, kajian itu merupakan kegiatan bersama NU Kuningan. 

Adapun yang turut berpartisipasi pada agenda tersebut, diantaranya LTMNU Kuningan, MWC Maleber, GMNU Kuningan, PAC GP Ansor Maleber, IPPNU, IPNU, Gusdurian dan Fatayat NU Kuningan. 

"Intinya ini merupakan kegiatan kerjasama lintas organisasi NU Kuningan, dan ini giat kedua kalinya yang digelar. Tujuannya, kami ingin kembali menghidupkan tradisi kajian dalam hal ini kitab kuning yang ada di NU," jelasnya, Jum'at (19/2/2021).

Dalam pelaksanaannya, kajian tersebut banyak mengkaji kitab kuning keaswajaan. Menurutnya, hal itu merupakan upaya untuk lebih memperdalam pengetahuan tentang keaswajaan, dan menjawab berbagai persoalan yang berkembang sekitar keaswajaan dan yang lainnya.

"Rencananya, agenda ini akan menjadi giat rutinan, dan sementara dilaksanakan di Masjid An-nahdloh sebagai pusat kajian. Insyaallah kedepannya, kualitas dan kuantitas mustami akan terus ditingkatkan, dan pembahasan kajian pun akan semakin variatif, seperti fiqh dan tasawuf," paparnya.

Pantauan kuninganreligi.com, kajian ke dua itu diisi langsung oleh Dr. KH. Aang Asy'ari, LC., MH usai menunaikan shalat jum'at, sekitar pukul 13.30 WIB. 



Cecep berharap, seluruh masyarakat kuningan bisa turut serta mengikuti agenda itu, untuk membuka cakrawala, pemikiran dan menjadi lebih dewasa dalam beragama.

"Cara penyajian dan teknis penyelenggaraan, mudah-mudahan kedepannya lebih baik dengan didukung oleh piranti alat-alat seperti kamera, perekam dan media lainnya. Semoga Allah SWT mempermudahkan dalam hal itu," harapnya. (Arg)

No comments

Powered by Blogger.