Rumah Pedagang di Desa Panyosogan Terbakar, Lagi-lagi Bola Lampu Pecah Biangnya

KUNINGAN - Rabu (17/02/2021), petugas UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan berhasil memadamkan kebakaran di sebuah rumah yang beralamat Dusun 1 Rt 05 Rw 02 Desa Panyosogan Kecamatan Luragung.

Pemilik rumah, Hani (65 tahun), seorang pedagang, sedang tidak berada di rumah saat kejadian kebakaran berlangsung.



Dari keterangan saksi mata, seperti yang dijelaskan Kepala UPT Damkar Satpol PP Kuningan, M Khadafi Mufti, api diduga berasal dari konsleting arus listrik di salah satu kamar rumah tersebut.

"Iya menurut saksi bernama Aah (46 tahun), yang tinggal di depan lokasi kebakaran, kepulan asap terlihat sekira pukul 10:00 WIB. Api nampak muncul dari kamar depan," ungkap Khadafi.

Kemudian saksi melihat api makin lama makin membesar dari dalam kamar dan merambat ke plafon rumah.

"Melihat kejadian tersebut, saksi kemudian  memberitahukan telah terjadi kebakaran dan meminta bantuan warga  sekitar," ujarnya.

Akhirnya warga setempat berbondong-bondong berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Mereka juga mengeluarkan barang-barang perabotan rumah milik Hani dan berupaya agar api tidak merambat ke bagian rumah lainnya.

Malang, api makin membesar dan tak terbendung. Akhirnya aparat kepolisian Polsek Luragung, Aiptu Panji Lukita, melaporkan kejadian tersebut ke kantor UPT Damkar Kuningan untuk segera ditangani, karena khawatir api akan merembet ke bangunan tetangga.

"Kawasan tkp kebakaran merupakan pemukiman padat penduduk, sehingga jika tidak segera ditangani api bisa merambat ke bangunan lainnya," kata Khadafi.

Akhirnya pihaknya menerjunkan 6 anggotanya dan 1 randis Damkar untuk memadamkan api.

Saat tiba di lokasi kebakaran, api masih menyala, dan masih menyisakan bara api di atap plafon rumah serta sulit dijangkau oleh peralatan manual.

"Kami bersama warga setempat, anggota Polsek Luragung, anggota Koramil Luragung, berupaya memadamkan api selama 45 menit, dan akhirnya bisa dipadamkan, " tandasnya.

Khadafi menjelaskan lebih jauh, bahwa menurut praduganya, api berasal dari konsleting arus listrik yang menyebabkan ledakan bola lampu yang kemudian membakar kasur.

"Kerugian total dari kebakaran ini diperkirakan senilai Rp 35 juta, akibat bangunan dan perabotan rumah yang terbakar," sebut Khadafi.



Meski saat ini masih sering terjadi hujan, namun pihaknya tetap menghimbau kepada seluruh warga masyarakat agar waspada terhadap apapun potensi bahaya kebakaran.

"Kebakaran bisa terjadi akibat apa saja, intinya kita harus tetap waspada dan mempersiapkan sistem proteksi dari bahaya kebakaran di mana pun," pungkas Khadafi.(Nars)

No comments

Powered by Blogger.