Adakah "Orang Ketiga" yang Mengacak-acak Acep dan Edo?

KUNINGAN - Hubungan Bupati Kuningan, Acep Purnama dan Wakil Bupati, M Ridho Suganda sedang diterpa angin keretakan, menyusul informasi bahwa Wabup akan mengembalikan fasilitas negara yang melekat padanya kepada pemerintah diduga akibat merasa tidak diakui lagi keberadaannya.

Jika dianalogikan dengan hubungan pasangan suami-istri, bahtera rumah tangga Bupati-Wabup Kuningan ini sedang dirundung isu perpecahan.

Namun, apakah "renggang"-nya hubungan Acep-Ridho ini akibat adanya "orang ketiga"?

PMB FAHUTAN UNIKU KLIK DI SINI

Kampus Fahutan Uniku

Saat ditanya perihal "orang ketiga" ini, Bupati Kuningan, Acep Purnama mengatakan bahwa jika mencari "pihak ketiga" dalam kehidupan ini selalu ada.

"Kalau mencari pihak ketiga dalam tatanan hidup dan kehidupan itu ada. Ada pihak kita, ada di antara kami, ada juga pihak lain. Apakah itu pihak keempat, ketujuh , masa bodoh. Bagi Saya harus memegang teguh prinsip, karena kita adalah bagian yang diberikan amanah," papar Acep.

Semestinya, kata Acep, konsekuensinya, harus diterina lahir dan bathin dalam kondisi apapun.

Sebelumnya, diberitakan, disharmonisasi antara Bupati Kuningan, Acep Purnama, dan Wakil Bupati Kuningan, M Ridho Suganda, terlihat semakin meruncing.

Saat dikonfirmasi Senin (15/03) pagi, Wabup Ridho Suganda membenarkan Ia telah keluar dari rumah dinas yang ditempatinya.

"Enggak, udah di luar nih, " jawab Edo singkat saat dihubungi media terkait keberadaannya di rumah dinas.

Terpisah, Bupati Kuningan, Acep Purnama, saat dimintai tanggapan perihal pengembalian fasilitas negara oleh Wabup, mengaku baru mengetahuinya melalui pemberitaan media massa.


"Sudah diserahkan? Saya belum tahu tuh, cuma Saya dengar dari berita-berita. Dari berita di surat kabar, (katanya) Beliau merasa tidak difungsikan, Beliau mengambil keputusan mengembalikan fasilitas ini, " papar Acep kepada kuninganreligi.com, di Aula bjb Kuningan.

Dalam menyikapi hal ini, Acep menyebutkan akan menghadapi dengan arif dan bijaksana. Ia menyayangkan adanya sikap kenegarawanan seorang pejabat yang sampai seperti itu. (Nars)

No comments

Powered by Blogger.