Ads Top


KUNINGAN - Usai ditemukan Tim ESAR pada Kamis (25/03/2021), jenazah Daswi (48 tahun), warga Desa Benda, Kecamatan Luragung, langsung dibawa ke rumah keluarga dan dilakukan pemulasaraan.

Jenazah Daswi, dimakamkan di tempat pemakaman umum Desa Benda pada Kamis sore.


Kepala Desa Benda, Ono Suwarno, kepada media menerangkan bahwa usai ditemukan Tim ESAR, jenazah Daswi langsung dimakamkan sore itu juga.

"Iya tadi sudah dimakamkan. Kami mewakili keluarga dan Pemdes Benda menghaturkan terima kasih kepada petugas gabungan, relawan dan masyarakat, yang telah mencurahkan segala upaya pencarian Ibu Daswi hingga pemakaman, " papar Ono.

Dalam proses pemakaman jenazah, kata Ono, warga Desa Benda nampak kompak ikut membantu, mulai pemulasaraan hingga selesai pemakaman.

PMB FAHUTAN UNIKU KLIK DI SINI

Kampus Fahutan Uniku

"Alhamdulillah warga pun banyak yang ikut mengantar hingga ke permakaman," ujarnya.

Terpisah, Petugas BPBD Kuningan, Edi, yang ikut mengevakuasi korban hanyut di perairan Sungai Cisanggarung mengungkapkan fakta baru terkait kondisi jasad korban saat ditemukan.

"Saat ditemukan korban dalam kondisi mengambang dan masih mengenakan pakaian, namun setengah telanjang. Ada luka lebam di kaki dan bagian tubuh lainnya, mungkin karena benturan saat terseret arus sungai, " tuturnya.

Ia menambahkan, di tubuh korban juga masih terlihat perhiasan yang dikenakan.

Seperti yang ditulis di berita sebelumnya, detik-detik penemuan jasad wanita tengah baya yang hanyut sejak Rabu malam ini diceritakan oleh Edi.

Ia menceritakan keyakinannya akan menemukan jasad korban hari ini. Keyakinannya bertambah besar saat mengajak rekan satu kelompok pencarian untuk membaca doa dan melantunkan Sholawat.


"Setelah Kami membaca Sholawat tujuh kali, dan Saya menengok ke kanan, tiba-tiba langsung melihat jasad korban ada di permukaan air sungai," ungkap Edi.

Korban Daswi hanyut terbawa arus Sungai Cisanggarung sepanjang 15 kilometer. Setelah pencarian Tim ESAR selama 6 jam, jasadnya ditemukan di sekitar Desa Mekarjaya, Kecamatan Cimahi, atau perbatasan Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Cirebon. (Nars)

Diberdayakan oleh Blogger.