Edi, Petugas BPBD Kuningan: Korban Ditemukan Setelah Kami Berdoa dan Baca Sholawat

KUNINGAN - Para petugas gabungan Tim Explore Search and Rescue (ESAR) mengaku sempat kesulitan saat melakukan pencarian korban hanyut di perairan Sungai Cisanggarung. Namun mereka yakin, bahwa pada waktunya, korban pasti dapat ditemukan.

Ada cerita menarik dari proses pencarian orang hanyut pada Kamis (25/03/2021) siang. Salah seorang petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kuningan, Edi, yang melihat jasad korban pertama kali, mengaku yakin akan menemukan korban dengan pertolongan Allah SWT.


"Saya punya feeling (perasaan-red) bahwa hari ini korban bisa diketemukan. Terutama setelah kita memanjatkan doa-doa kepada Sang Pencipta, " ungkapnya pada awak media yang mewawancarai usai ditemukannya jasad korban hanyut di Desa Mekarjaya, Kecamatan Cimahi, pada Kamis sore.

Dirinya menuturkan sempat kesulitan mencari korban di aliran sungai. Bahkan hingga menyusuri sejauh 15 kilometer dari titik nol Desa Benda sampai perbatasan Kuningan - Cirebon, korban belum juga ditemukan.

Baca juga: 

"Saya lebih yakin setelah membaca Sholawat sebanyak 7 kali, dan nemohon pada Allah SWT agar jasad korban segera ditemukan. Soalnya pencarian sudah mau masuk daerah Cirebon, " tuturnya.

Edi pun bersama rekan satu grupnya akhirnya melantunkan bacaan Sholawat sebanyak 7 kali. Baru saja usai bacaan Sholawat yang ketujuh, imbuhnya, tiba-tiba saat dirinya menengok ke arah kanan, Ia melihat jasad korban terapung di sekitar tempatnya.

PMB FAHUTAN UNIKU KLIK DI SINI

Kampus Fahutan Uniku

"Saya kebetulan di paling depan, langsung melihat jasad terapung dan Saya ambil. Saya sempat akan terbawa arus karena di situ arusnya deras sekali, tapi jasad korban seolah tidak terbawa arus, " tuturnya.

Saat melihat jasad korban pertama kali, Edi mengatakan, pakaian korban sudah terkoyak diduga karena tercabik arus sungai dan bebatuan.

"Alhamdulillah Kami bersyukur berkat kerja bareng Tim Gabungan dan masyarakat, akhirnya pencarian selesai dengan penemuan jasad di sini. Semoga para pihak yang telah terlibat selamat sampai rumah masing-masing," doanya.


Untuk diketahui, Daswi (48 tahun) warga Desa Benda Kecamatan Luragung, dikabarkan hanyut saat korban sedang buang air besar pada Rabu (24/03) malam sekira pukul 19:00 WIB.

Korban dilaporkan hanyut oleh aparat desa, karena hingga malam hari tidak diketahui rimbanya.


Petugas gabungan Tim ESAR sejumlah 100 personil melakukan pencarian di sepanjang aliran Sungai Cisanggarung, mulai Kamis (25/03) pagi. Setelah enam jam dilakukan pencarian dalam jarak tempuh sekira 15 kilometer, akhirnya jasad korban ditemukan di titik lokasi Desa Mekarjaya, Kecamatan Cimahi, perbatasan Kuningan-Cirebon. (Nars)

No comments

Powered by Blogger.