Innalillahi, ASN Warga Kelurahan Awirarangan Ditemukan Gantung Diri di Loteng

KUNINGAN - Kasus warga yang mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di Kabupaten Kuningan terus meningkat. Satu kasus terakhir diketahui terjadi pada Selasa (09/03/2021). 

Didid (53 tahun) warga Lingkungan Ciweri, Rt 03 Rw 06, Kelurahan Awirarangan, Kecamatan Kuningan, ditemukan istrinya telah tergantung tak bernyawa di lantai dua rumahnya.



Berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian Sektor Kuningan, Kapolsek Kompol Agus Suroso, membenarkan bahwa di wilayahnya telah terjadi peristiwa gandir.

Ia menuturkan, berdasarkan keterangan saksi Nani Rohani, istri korban, bahwa pada  malam harinya korban sempat menyuruh dirinya tidur duluan.

Baca juga:

"Ketika istri korban bangun, Ia melihat suaminya tidak ada di tempat tidur. Kemudian setelah dicari, korabn didapati sudah menggantung diri di atas loteng rumahnya," ujar Kompol Agus.

Saksi lainnya, tetangga korban, Nana Suryana (48 tahun), juga mengetahui kejadian korban gandir dari istri korban.



"Keterangan saksi Nana Suryana, ketika mau berangkat ke pasar, Ia melihat keluarga korban sedang kebingungan. Kemudian saat ditanya, mereka Istri korban menyebutkan suaminya sudah dalam keadaan tergantung," ucapnya.

Kejadian di Kelurahan Awirarangan ini menambah jumlah warga Kuningan yang mengakhiri hidup dengan cara nekat gantung diri. Sejak Januari hingga awal Maret 2021 ini, telah tercatat 5 kasus gantung diri. Kasus sebelumnya terjadi di lingkungan Perumahan Taman Ciharendong Kencana, Kabupaten Kuningan, pada Kamis (04/03) lalu.



Dari informasi terhimpun, korban Dede Janu  Aryanata, nama lengkap korban, ditemukan tergantung tak bernyawa di sebuah kamar rumah di lingkungan perumahan tersebut oleh ibu kandungnya.(Nars)

No comments

Powered by Blogger.