Jelang KLB Partai Demokrat, Seluruh DPAC Demokrat di Kuningan Ikrarkan Setia pada AHY

KUNINGAN - Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat (PD) akan digelar pada Jum'at (05/03/2021) ini di The Hill Hotel and Resort Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara. Kongres tersebut mendapat tangapan dari para elit Partai Demokrat pusat sebagai kongres yang ilegal.

Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat, yang juga anggota DPR RI, Hinca Panjaitan, seperti dikutip dari detik.com pada Kamis (04/03) mengatakan bahwa penyelenggaraan KLB Partai Demokrat dipastikan ilegal karena tidak ada izin.



"Pak SBY, Mas AHY sebagai Ketum PD dan semua kader Partai Demokrat menuntut keadilan dari negara yang harusnya melindungi Partai Demokrat yang secara sah diakui negara dan didaftar secara hukum di Kemenkum HAM, " ujar Hinca.

Reaksi digelarnya KLB PD di tingkat pusat, juga disuarakan para kader Partai Demokrat di Kabupaten Kuningan. Ketua DPC PD Kuningan, Toto Hartono, pada Jum'at (05/03), menyebutkan seluruh jajaran pengurus DPC PD Kuningan telah membulatkan tekad taat dan patuh pada konstitusi partai.

"Sejak 12 Februari lalu, Kami nyatakan bentuk dukungan penuh pada kepemimpinan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sesuai hasil Kongres V Tahun 2020 di Jakarta," papar Toto di kantornya.

Selain para pengurus DPC, seluruh unsur DPAC Partai Demokrat se Kuningan pun telah menyatakan ikrar kesetiaan pada kepemimpinan Ketum AHY.

Diterangkan Toto, sejak 27 Februari 2021, semua Ketua DPAC PD se-Kabupaten Kuningan juga telah menyatakan ikrar kesetiaan terhadap AHY.

Terpisah, Ketua DPAC PD Cigugur, Rahmat Nugraha, saat ditanya kuninganreligi.com, pada Jum'at (05/03) siang, membenarkan bahwa pihaknya telah menyatakan ikrar setia dan kebulatan tekad pada Partai Demokrat.

"Kami para Ketua DPAC PD se-Kabupaten Kuningan telah menyatakan taat, tunduk patuh dan setia terhadap konstitusi Partai Demokrat," tandasnya.

Pihaknya juga menegaskan tetap mendukung penuh kepemimpinan Ketum AHY sesuai hasil Kongres V Tahun 2020 di Jakarta.


"Kami juga dengan tegas menolak Kongres Luar Biasa, gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD). Kami siap setia," tegas Rahmat. (Nars)

No comments

Powered by Blogger.