Pemancing Ikan Ditemukan Tewas di Bendungan Cikeusik Kuningan

KUNINGAN - Seorang pemancing ikan ditemukan tak bernyawa dan tersangkut di Bendungan Sungai Cisanggarung, Desa Cikeusik, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan pada Selasa (02/03/2021) siang, oleh warga setempat.

Dari video yang beredar di media sosial, terlihat beberapa warga melakukan evakuasi jasad pria malang tersebut. Terlihat kondisi jasad korban masih nampak segar, mengenakan pakaian kaus lengan panjang dan celana jeans selutut. 



Kepala Seksi Pemerintahan (Kasi Pem) Desa Cikeusik yang juga merupakan Kepala Pelaksana Linmas, Dede Sulaiman, saat dikonfirmasi kuninganreligi.com pada Selasa petang membenarkan penemuan jasad tersebut.

Namun, saat ditanya kronologis dan identitas korban, Dede mengaku belum mengetahui secara pasti. 

"Yang jelas sewaktu pagi Saya ikut menyaksikan evakuasi dan belum tahu perihal kronologis dan identitas korban. Katanya korban merupakan orang yang sedang mancing dan terjatuh ke sungai," terang Dede melalui sambungan seluler. 

Dede juga memastikan bahwa korban bukanlah warga Desa Cikeusik. 

Baca juga:

Warga setempat, imbuhnya, belum ada yang tahu pasti identitas korban. Mereka melakukan evakuasi karena rasa kasihan.

"Saat dievakuasi ke pinggir sungai, tubuh korban masih lentur dan sudah tidak bernafas," sebutnya.

Hal yang sama dikatakan Kepala Desa Cikeusik, Asep Suharto, saat dihubungi media. Asep juga mengaku belum tahu paati identitas korban dan kronologi kejadian sehingga korban bisa tersangkut di bendungan tersebut.

"Katanya korban warga Desa Wilanagara Kecamatan Luragung. Identitasnya nanti kita beritahu kalau sudah jelas, " kata Asep.

Sebelumnya, Video berdurasi 24 detik yang memperlihatkan beberapa orang membopong jasad manusia dari aliran sungai tersebar di beberapa grup media percakapan Whatsapp warga Kuningan.

"Katanya orang hanyut ditemukan di Bendungan Cikeusik," ujar Jaja, yang ikut membagikan video tersebut dalam Grup Whatsapp Balakar, Selasa sore.

Informasi tersebut mendapat tanggapan dari MP Kecamatan Cidahu, yang membenarkan kejadian itu.



"Benar, menurut info hasil konfirmasi (tidak ada laporan ke pemerintahan kecamatan) betul adanya kejadian penemuan (mayat) di pintu air Cikeusik. Katanya orang Luragung yang sedang mancing," ujarnya. 

Hingga berita ini ditulis, kuninganreligi.com belum mendapatkan keterangan resmi terkait penemuan mayat tersebut.(Nars)

No comments

Powered by Blogger.