Ads Top

KUNINGAN - Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kuningan langsung merespon laporan orang hanyut dari Kepala Desa Benda, Kecamatan Luragung. Sejak Rabu (24/03/2021) malam beberapa petugas berseragam oranye tersebut sudah berada di lokasi sekitar Desa Benda.

Salah seorang petugas BPBD, Diding, menyebutkan sejak Rabu malam pihaknya sudah berada di Aula Kantor Desa Benda.


"Sementara sudah di TKP nunggu Basarnas. Personil dari BPBD 10 orang dan relawan 14 orang sementara," terangnya.

Selain dari relawan Linggajati, hadir dalam rencana pencarian tersebut dari Forum Koordinasi Potensi Pencarian dan Pertolongan Daerah Jabar dan dari Potsar.

Upaya pencarian orang yang diduga hanyut ini tidak bisa dilakukan pada Rabu malam. Diding mengatakan untuk upaya pencarian di malam hari tidak memungkinkan.

PMB FAHUTAN UNIKU KLIK DI SINI

Kampus Fahutan Uniku

 "Insya Allah pagi ini dimulai penyusuran. Kita berharap di bagian hulu Sungai Cisanggarung tidak terjadi hujan, sehingga debit airnya bersahabat," ungkapnya.

Sementara, dikabarkan, Kantor SAR Bandung mendapat informasi dari BPBD Kuningan pada pukul 04.55 WIB terkait orang tenggelam di Sungai Cisanggarung.

Dilaporkan waktu kejadian pada Rabu (24/03) pukul 19.00 WIB. Menurut keterangan keluarga, menjelang magrib korban pergi ke Sungai untuk Buang air besar namun hingga isya korban tak kunjung pulang, setelah ditelusuri ke lokasi, korban tidak ada yang tersisa hanya sendal serta pakaian dalam korban. 

Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansah, memberangkatkan satu tim rescue dari Pos SAR Cirebon pada pukul 05.15 WIB untuk operasi Pencarian dan pertolongan. 

"Iya peralatan yang diturunkan ke lokasi 1 Unit Rescue Car Double Cabin, 1 Set Palsar Air, 1 Set Peralatan Alkom, 1 Set Peralatan Medis dan APD Personal," papar Deden.

Berita sebelumnya, pada Rabu malam telah terjadi peristiwa diduga orang hanyut. Warga Desa Benda yang diduga hanyut di Sungai Cisanggarung tersebut bernama Daswi (48 tahun), jenis kelamin perempuan.

"Malam ini terjadi peristiwa warga Desa Benda yang awalnya pamit untuk buang air besar di sungai sekira pukul 19:00 WIB. Namun hingga larut malam ini belum pulang dan tidak diketahui keberadaannya," terang Ono dalam pesan suara tersebut.

Di lokasi terakhir tempat orang tersebut, hanya ditemukan sandal dan pakaian dalam saja.


Pihaknya meminta agar bilamana di desa-desa yang ada di bagian hilir Sungai Cisanggarung, seperti Desa Bunder, Desa Cikeusal, Desa Sukajaya, Desa Mulyajaya, Desa Cikeusik dan lainnya, ada yang menemukan orang hanyut di sungai untuk bisa memberitahukan kepadanya.

Rabu malam personil BPBD Kuningan,  dan relawan lainnya sudah berada di lokasi pencarian orang hanyut. Namun menurut rencana proses penyusuran sungai baru akan dimulai Kamis (25/03) pagi. (Nars)

Diberdayakan oleh Blogger.