Tanggapi Kasus Gandir, Bupati Kuningan Ajak Warga Tingkatkan Keimanan

KUNINGAN - Banyaknya kasus warga Kabupaten Kuningan yang nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri membuat Bupati Kuningan, Acep Purnama , angkat bicara.

Diwawancarai awak media, pada Selasa (09/03) Bupati Acep mengajak warga Kuningan untuk lebih meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.


"Kurang bagaimana lagi, di tiap desa, sudah banyak alim ulana yang memberikan pencerahan bahwa dalam mengarungi kehidupan di tengah persaingan hidup ini harus dihadapi dengan penguatan iman di dalam dada," ungkap Acep.

Setiap menghadapi beban kehidupan, Ia mengajak warga agar tidak lekas ingin mencari jalan pintas.

"Semua masalah bisa dihadapi dengan arif dan bijaksana, jangan lekas mencari jalan pintas dengan hal yang tidak baik menurut norma agama," nasihatnya.


Sebelumnya diberitakan, kasus warga yang mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di Kabupaten Kuningan terus meningkat. Satu kasus terakhir diketahui terjadi pada Selasa (09/03/2021). 

Didid (53 tahun) ASN di lingkungan Pemkab Kuningan, warga Lingkungan Ciweri, Rt 03 Rw 06, Kelurahan Awirarangan, Kecamatan Kuningan, ditemukan istrinya telah tergantung tak bernyawa di lantai dua rumahnya.


Berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian Sektor Kuningan, Kapolsek Kompol Agus Suroso, menyebutkan bahwa istri korban, pada  malam harinya sempat menyuruh dirinya tidur duluan.

"Ketika istri korban bangun, Ia melihat suaminya tidak ada di tempat tidur. Kemudian setelah dicari, korabn didapati sudah menggantung diri di atas loteng rumahnya," ujar Kompol Agus.(Nars)

No comments

Powered by Blogger.