Vaksinasi COVID-19 DPRD Kuningan, dari 104 Teregistrasi, 13 Orang Ditunda

KUNINGAN - Lingkungan kerja Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kuningan mengikuti jadwal Vaksinasi COVID-19 massal, pada Kamis (04/03/2021). Tercatat sejumlah 104 anggota DPRD dan pegawai mengisi format registrasi untuk mengikuti vaksinasi. Namun 13 di antaranya, ditunda penyuntikan, disebabkan berbagai alasan

Juru bicara Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, dr Denny Mustafa mengatakan hal itu paska pelaksanaan vaksinasi, Kamis siang.



"Iya tercatat 104 di registrasi, dan 13 ditunda pelaksanaannya. Untuk detail anggota DPRD yang ikut dan tidak, belum ada detailnya, " terangnya.

Dari pantauan kuninganreligi.com, nampak satu per satu, baik anggota dewan, staf sekretariat DPRD maupun pegawai lainnya mendapat suntikan vaksin dari petugas Puskesmas Sindangagung.

Salah seorang peserta vaksinasi, H Ujang Kosasih, yang juga sebagai Wakil Ketua DPRD Kuningan mengaku lega setelah mendapatkan suntikan vaksin.

"Sewaktu launching vaksinasi lalu, Saya gagal divaksin karena tensi darah yang tinggi. Sekarang Alhamdulillah tensinya stabil, dan Saya telah divaksin tadi," kata Ujang.

Ia menyebutkan saat divaksin, dirinya sudah siap dan terbiasa mendapat suntikan, sehingga tidak merasa ragu lagi.

"Kepada masyarakat Saya mengajak, Yuk kita divaksin, Insya Allah sehat bagi kita semua," ajaknya.

Terpisah, peserta lainnya, Dede Sudrajat, Ketua Komisi 3 DPRD Kuningan, juga menuturkan bahwa Vaksinasi ini adalah anjuran pemerintah.

"Kita sebagai warga negara yang baik, ya kita mengikuti program vaksinasi ini. Jangan terlalu takut, karena pemerintah juga menjamin untuk kebaikan kita semua. Jangan termakan hoax ya, " terangnya.



Sementara, petugas Puskesmas Sindangagung, menjelaskan bahwa di lingkungan DPRD Kuningan tersebut, untuk pelaksanaan vaksinasi dijatahkan 98 vial vaksin jenis Sinovac.

"Kita hanya memberikan vaksinasi sesuai data yang terdaftar. Yang ikut tadi anggota dewan, dan pegawai kantor DPRD," ungkap Yati Rohdiawati, Kepala Puskesmas Sindangagung. (Nars)

No comments

Powered by Blogger.