Ads Top

Warga Kuningan, Ade Aspandi Jadi Pendamping Posyandu Juara di Jawa Barat

KUNINGAN - Gubernur Jawa Barat yang akrab di sapa Kang Emil selalu menelurkan terobosan dan inovasi untuk kemajuan kabupaten/kota di Jawa Barat dengan segudang program-program yang diluncurkan. Salah satunya yaitu program Pendamping Posyandu Juara atau PPJ yang digelar sejak awal Februari hingga Maret 2021.

Dalam rentang waktu tersebut telah dilaksanakan tahapan rekruitmen yang dilakukan oleh panitia bentukan DPMD Jabar.

Tahapan rekruitmen dimulai dari pemberkasan administrasi, wawancara serta pemaparan program posyandu oleh peserta pendaftar.

Akhir Februari pengumuman keluar, sesuai dengan keputusan panitia dan SK Gubernur Jawa Barat Nomor : Kep.021/PMD.03.03-KPM/2021 tentang Pendamping Pos Pelayanan Terpadu Juara Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2021.

Dalam pengumuman yang dirilis di akun Instagram resmi DMPD Jabar, nama Ade Aspandi, M.Pd terpilih sebagai Pendamping Posyandu Juara dari  Kabupaten Kuningan.

Saat dikonfirmasi awak media, Ade mengaku bersyukur bisa tampil sebagai pemenang dalam rekruitmen PJJ tersebut.


PMB FAHUTAN UNIKU KLIK DI SINI

Kampus Fahutan Uniku

"Saya terpilih karena mendaftar dan mengikuti semua tahapan seleksi, Alhamdullilah Saya dipercaya," tutur Ade Aspandi yang akrab disapa Apandi ini.

Menurutnya, tujuan diadakannya PPJ salah satunya adalah untuk memandirikan lembaga posyandu.

"Sesuai komitmen Saya menjadi PPJ yaitu ingin membantu dan mensukseskan program Pemprov Jabar dalam hal ini mengupayakan untuk memandirikan posyandu menjadi posyandu mandiri, serta mendampingi mensukseskan Kabupaten Kuningan bebas stunting," papar Apandi.

Ade Aspandi merupakan sosok organisatoris atau aktivis sejak kuliah. Ia pernah aktif di organisasi kemahasiswaan HMI, menjabat sebagai Ketua Umum Teater Awal Cirebon dan pengurus BEM kampus. 

Setelah lulus kuliah dan kembali ke masyrakat Ia juga tetap aktif di beberapa organisasi dengan niat mengabdikan diri untuk sosial kemanusiaan.



"Saya Aktip di karangtaruna kecamatan, dan menjabat juga sebagai ketua BPD Desa Widarasari, serta ikut juga menjadi pengurus BPD tingkat daerah," katanya.

Dengan bekal tersebut, diakuinya, kolaborasi akan terus diterapkan untuk mensukseskan program posyandu juara. (Ries)

Diberdayakan oleh Blogger.