Ketua DPC PKB Kuningan Enggan Komentari Soal Isu Muktamar Luar Biasa PKB

KUNINGAN - Setelah gonjang-ganjing Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat, dunia perpolitikan di Indonesia kini dihangatkan lagi dengan munculnya isu akan digelarnya Mukramar Luar Biasa (KLB versi Partai Kebangkitan Bangsa) yang menurut informasi sudah dicetuskan oleh sejumlah DPC PKB di tanah air.

Melansir berita media nasional republika.co.id, isu MLB PKB ini muncul dilatarbelakangi dari ketidakpuasan beberapa pimpinan DPC PKB di daerah yang menilai kepemimpinan Ketua Umum Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sudah tidak melaksanakan AD/ART hasil Muktamar Bali tahun 2019.


Cak Imin dianggap telah menyalahi aturan AD/ART tersebut pada saat menunjuk Ketua-ketua DPC dalam Muscab PKB di beberapa daerah yang dilaksanakan secara serentak beberapa waktu lalu.

Saat dimintai tanggapan terkait munculnya isu MLB PKB ini, Ketua DPC PKB Kuningan, H Ujang Kosasih enggan berkomentar banyak.

"Soal munculnya wacana MLB Saya tidak mau berkomentar, " tandas pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kuningan di ruang kerjanya, Rabu (14/04).

Baca juga:

Daripada menanggapi isu MLB PKB, pihaknya lebih memilih untuk konsentrasi pada konsolidasi internal DPC PKB Kuningan dan DPAC yang dibawahinya.

"Paska pelaksanaan pengukuhan pengurus DPC PKB untuk periode 2021-2026, saat ini kami lebih sibuk melakukan konsolidasi internal dan melakukan komunikasi dengan luar partai juga," jelasnya.

Upaya tersebut diakui Ujang adalah sesuai arahan Ketua Umum Gus Ami, sapaan Muhaimin Iskandar, agar bisa berjuang dan mengatur strategi untuk kemenangan partai pada pesta demokrasi tahun 2024 mendatang.

PMB FAHUTAN UNIKU KLIK DI SINI

Kampus Fahutan Uniku

"Iya, sesuai arahan Gus Ami. Kita di daerah lebih fokus untuk menyamakan cara pandang sesama kader, dalam merebut kemenangan di pesta demokrasi mendatang," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah pengurus baru Dewan Tanfidz DPC PKB Kuningan berkumpul, pada Ahad (11/04) di kantor DPC PKB Kuningan untuk mempersiapkan agenda besar demokrasi di Tahun 2024 nanti.

"Selain untuk berta'aruf juga untuk persiapan menjelang agenda paska Muscab, yakni Mukercab, yang akan membahas upaya pemenangan semua agenda kontestasi demokrasi tahun 2024," papar Ketua DPC PKB Kuningan, Ujang Kosasih, saat dihubungi kuninganreligi.com, Senin (12/04).


Ia menyebutkan dari sejumlah 51 pengurus baru Dewan Tanfidz DPC PKB Kuningan Periode 2021-2026, ada sekira 40 orang yang hadir.

"Alhamdulillah 40 diantaranya bisa hadir. Saya  sangat bangga sekali karena mereka ternyata memiliki latar belakang yang beragam, ada yang berangkat dari pengusaha, aktivis pergerakan, ormas/lsm Banom NU, para Astidz, pengusaha dan pengasuh ponpes," ungkapnya. (Nars)

No comments

Powered by Blogger.