Ads Top

Tanggapi Temuan Limbah Medis, Ini Hasil Penyisiran Tim Dinkes Kuningan dan Tim INAFIS Polres Kuningan di TPSA Ciniru

Tim INAFIS Polres Kuningan dan Dinkes Kuningan sisir TPSA Ciniru, Rabu (28/04) 


KUNINGAN - Hasil penelusuran sejumlah awak media di lokasi Tempat Pembuangan Sampah  Akhir (TPSA) Desa Ciniru, Kecamatan Jalaksana, pada Selasa (27/04/2021) terkait penemuan sejumlah limbah medis dibantah oleh hasil kunjungan pihak Dinas Kesehatan Kuningan di lokasi yang sama.

Pada Rabu (28/04), pihak Dinkes Kuningan menurunkan dua petugasnya ke lokasi TPSA Ciniru, Kasi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olah Raga, Idik Sidik, bersama seorang pelaksananya, Oci Sarkosi.


Kepala Dinas Kesehatan Kuningan, Susi Lusiyanti, melalui Kabid Kesehatan Masyarakat, Yayat Hidayat, saat dikonfirmasi media soal temuan limbah medis ini, menyatakan bahwa dari kegiatan tindaklanjut pemberitaan temuan limbah medis, petugasnya hanya menemukan 1 buah masker medis warna biru muda yang terletak di TPSA sebelah timur.

"Kegiatan ini dilaksanakan bersama dengan Tim dari INAFIS Polres Kuningan, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kuningan dan didampingi petugas dari UPTD TPSA Ciniru, " terang Yayat dalam resumenya.

PMB FAHUTAN UNIKU KLIK DI SINI

Kampus Fahutan Uniku

Hanya ditemukannya 1 buah masker ini disampaikan juga oleh Kepala Dinas LH Kuningan, Wawan Setiawan saat bertemu kuninganreligi.com di kantornya, Rabu (28/04).

Pun demikian, dari pihak kepolisian Resor Kuningan, Kapolres AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya, menyatakan pihaknya juga hanya menemukan 1 buah masker di lokasi yang diberitakan terdapat limbah medis tersebut.

"Tidak ditemukan limbah medis di situ, dan saksi-saksi di TKP pun sudah jelas kita periksa semua, kita interogasi, dan di situ hanya ditemukan 1 masker medis, " jelas AKBP Doffie.

Jadi dari pemberitaan beberapa media, imbuhnya, tidak ditemukan (limbah medis di lokasi tersebut).


"Namun kalau ada bukti-bukti yang lain, silakan bisa disampaikan, " ujarnya.

Ia menandaskan pihaknya telah melakukan penyisiran sesuai SOP, hasilnya tidak seperti yang disampaikan di pemberitaan.(Nars)

Diberdayakan oleh Blogger.