Ads Top

KUNINGAN - Jelang Musyawarah Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Kuningan yang akan digelar akhir Mei 2021, terjadi "riak" di tubuh salah satu sayap Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Kuningan. 

Enda S Wijaya, yang mengklaim telah mendapat restu untuk memimpin PC Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK) Kuningan, salah satu organisasi sayap PPP, hingga saat ini belum juga mendapat rekomendasi dari pengurus DPC PPP Kuningan.

"Iya padahal pada Kamis (20/05) lalu, dari hasil mediasi di Sekretariat DPC PPP Kuningan, sudah disetujui penunjukkan Saya sebagai Ketua GPK Kuningan untuk selanjutnya. Dan akan segera dibuatkan rekomendasi untuk SK Kepengurusan oleh PHC DPC PPP Kuningan," papar Enda, di rumahnya, Kelurahan Awirarangan, Kecamatan Kuningan, Selasa (25/05).

Namun, Enda tidak habis pikir, tiba-tiba pihak PHC DPC PPP Kuningan menyatakan menunda dikeluarkannya rekomendasi untuk kepengurusan PC GPK Kuningan tersebut.

Saat ditanya alasan, kenapa PHC DPC PPP Kuningan menunda rekomendasi itu, Enda hanya menjawab tidak tahu. Karena memang dia belum mendapat keterangan alasan tersebut dari pihak DPC PPP Kuningan.

Rekomendasi kepengurusan PC GPK dari PHC DPC PPP Kuningan tersebut, kata Enda, sangat penting untuk dibuatnya SK Kepengurusan PC GPK Kuningan oleh PW GPK Jabar atau Pengurus GPK Pusat.

"Apalagi jelang Musda KNPI, kita sudah diminta rekomendasi dukungan oleh beberapa bakal calon ketua. Namun karena hingga saat ini legalitas kepengurusan kita masih digantung oleh PHC PPP Kuningan, ya kita kecewa tidak bisa memberikan suara di Musda tersebut," terang Enda.

Kekecewaan Enda pada PHC DPC PPP Kuningan ini semakin kuat saat mendapat kabar dari panitia Musda KNPI Kuningan bahwa PC GPK disebutkan tidak tercantum dalam daftar OKP yang memiliki hak suara dalam Musda KNPI Kuningan mendatang.

Padahal, imbuhnya, pada Musda KNPI tersebut, salah seorang kader PPP Kuningan menjadi incumbent, yakni Masuri.

"Ya jelas, rekan kita Saudara Masuri ini notabene kader PPP yang kita harapkan bisa membangun PPP dari sisi kepemudaannya. Sayangnya, karena rekomendasi kepengurusan kita dipending PHC, ya kita jadi kecewa. Apakah DPC PPP Kuningan ini enggak mau membesarkan partai atau bagaimana?," ketusnya.

Selain GPK, masih kata Enda, di tubuh DPC PPP Kuningan, ada 3 sayap partai lain, yakni Wanita Persatuan Pembangunan (WPP), Angkatan Muda Ka'bah (AMK) dan Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI).

Ditelisik lebih jauh, apakah kekecewaan Enda ini bakal berimbas pada gelaran Muscab DPC PPP Kuningan yang akan dilaksanakan pada waktu dekat, Enda hanya mengangkat bahunya.

"Soal Muscab mah nanti saja lah dibahasnya. Yang jelas saat ini kita sangat kecewa pada PHC, itu saja," tandasnya.

Terpisah, saat kuninganreligi.com akan melakukan konfirmasi soal kekecewaan pengurus GPK Kuningan ini pada pihak DPC PPP Kuningan, nomor handphone PLT Ketua, H Ajieb Ma'aly maupun sekretarisnya, Dudung Dulhalim, tidak aktif saat ditelpon. (Nars)

Diberdayakan oleh Blogger.