Ads Top

KUNINGAN - Petugas gabungan posko penyekatan pemudik Pos Tugu Ikan Desa Sampora tetap melakukan pemeriksaan kendaraan baik roda empat, enam maupun dua yang memasuki wilayah Kabupaten Kuningan dari arah Cirebon. Kendaraan yang diperiksa adalah yang diduga membawa penumpang arus mudik lebaran tahun 2021 ini.

Perwira Pengendali (Padal) Posko Penyekatan Pemudik Tugu Ikan, Ipda Sunardi, memberikan keterangan bahwa pada Senin (03/05) hingga Selasa (04/05/2021) dini hari tadi tercatat ada 26 kendaraan roda empat dan roda enam yang diperiksa tim gabungan dari Satpol PP, Dishub, TNI, Polri, Dinas Kesehatan, BPBD dan relawan itu.


"Ya, dari 26 kendaraan yang kita lakukan pemeriksaan dalam rangka larangan mudik ini, satu di antaranya yang kita suruh putar balik," terangnya, Selasa dini hari tadi.

Pemudik yang diputar balikkan ini adalah enam orang warga dari Bekasi yang akan menuju Kecamatan Lebakwangi. Mereka menggunakan trik lama untuk mengelabui petugas, yakni dengan bersembunyi ditutupi terpal sementara mereka naik di atas bak pickup.

PMB FAHUTAN UNIKU KLIK DI SINI

Kampus Fahutan Uniku

Akhirnya saat diketahui petugas, kendaraan pickup bernomor polisi B 9365 KUB ini terpaksa harus diputarbalikkan oleh petugas karena tidak bisa menunjukkan surat hasil pemeriksaan COVID-19.

Pada sepekan terakhir jelang Lebaran 2021 ini, Sunardi menyebutkan, peningkatan arus kendaraan yang masuk ke wilayah Kuningan dari arah Cirebon yang melalui posko Cek Tugu Ikan Sampora, mulai ada peningkatan.


Dari pemeriksaan pihaknya, baru segelintir kendaraan saja yang masuk dengan membawa pemudik. 

Meski telah dilarang, namun para pemudik seolah tidak kehabisan akal untuk bisa kembali ke kampung halaman. Mereka melakukan berbagai cara agar bisa merayakan Idul Fitri di rumah orangtua. 

Mulai dari menumpang kendaraan pengangkut barang, mencari jalan tikus hingga memilih waktu malam hari untuk bisa menghindari pemeriksaan yang dilakukan para petugas. (Nars)

Diberdayakan oleh Blogger.