Ads Top

KUNINGAN - Warga Kelurahan Winduhaji, Kecamatan Kuningan, Rabu (05/05/2021) sore digegerkan dengan peristiwa gantung diri seorang pemuda di salah satu ruangan yang ada di SPBU WInduhaji.

Rudi (22 tahun) warga Lingkungan Karanganyar, Kelurahan Winduhaji, diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di ruangan Genset bagian belakang SPBU yang dikelola PT. Majuputra Mustika, Jalan Jenderal Sudirman Kuningan ini.


"Iya tadi sore sebelum maghrib sempat ramai di Pom Bensin tersebut. Ada aparat polisi di sana. Bahkan Saya juga mau ngisi pertalite enggak jadi, soalnya (SPBU) ditutup," ujar salah seorang warga, Andi, di lokasi.

Peristiwa gandir ini langsung jadi perhatian warga. Bahkan beberapa foto dan video singkat yang memperlihatkan suasana di depan ruang Genset SPBU tersebut, langsung tersebar di media percakapan Whatsapp warga Kuningan.

Terpisah, Kapolres Kuningan, AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya, melalui Kapolsek Kuningan Kota, Kompol Agus Suroso, saat dikonfirmasi kuninganreligi.com, membenarkan kejadian gandir tersebut.

"Nama korban adalah Rudi bin Rosadi, berusia 22 tahun, pekerjaannya buruh atau office boy di SPBU tersebut," terang Kompol Agus, Rabu malam.

PMB FAHUTAN UNIKU KLIK DI SINI

Kampus Fahutan Uniku

Ia menambahkan, korban merupakan penduduk Lingkungan Karanganyar Rt 006 Rw 002 Kelurahan Winduhaji Kecamatan Kuningan. 

Dari keterangan saksi, Kapolsek Agus menambahkan, kejadian bermula saat pukul 17:30 WIB, saksi bernama Aminah yang merupakan ibu kandung korban mencari keberadaan korban di lingkungan SPBU tempat anaknya bekerja. Menurut saksi, korban tidak terlihat pada Rabu sore itu.

"Karena curiga, saksi kemudian masuk ke  ruang Gendet SPBU tersebut. Dan ternyata Ia melihat korban sudah dalam kondisi tergantung pada seutas tali  warna putih," terang Kapolsek.

Dijelaskan, tali yang digunakan Rudi untuk mengakhiri hidupnya ini tergantung pada tiang mesin genset.


" Melihat kejadian tersebut saksi kemudian berteriak meminta bantuan, tidak lama kemudian warga datang ke tempat kejadian  dan lalu melaporkan kepada pihak Kepolisian Sektor Kuningan," ujarnya. 

Kompol Agus melanjutkan bahwa pihaknya tidak menemukan adanya tanda-tanda kakerasan pada tubuh korban saat diperiksa.

Jasad korban kemudian dibawa ke RSUD 45 Kuningan guna pemeriksaan medis. Usai diperiksa di RSUD 45, jasad korban akhirnya dipulangkan ke rumah keluargaya di Lingkungan Karanganyar untuk dilakukan pemulasaraan. (Nars)

Diberdayakan oleh Blogger.