Ads Top

Bupati ke Warga "Desa Miliarder" Kawungsari: Ini Bukan Jum'at Terakhir

KUNINGAN - Suasana haru dirasakan sebagian warga Desa Kawungsari saat mengikuti Shalat Jum'at berjamaah di Masjid Jami Al Hidayah desa setempat, pada Jum'at (18/06/2021). Pelaksanaan Sholat Jum'at ini bagi mereka adalah sholat Jum'at terakhir yang bisa dilaksanakan di masjid tersebut, sebelum mereka resmi meninggalkan tanah kelahirannya.

Di tengah pelaksanaan Sholat Jum'at tersebut, nampak Bupati Kuningan, Acep Purnama hadir sekaligus sebagai agenda Jum'at Keliling (Jumling) yang rutin dilaksanakannya.


"Kehadiran Saya di sini sehubungan dengan rencana diresmikannya Bendungan Kuningan oleh Presiden dalam waktu dekat," kata Bupati Acep di hadapan jamaah.

Pihaknya memberikan penjelasan bahwa sebelum pelaksanaan penggenangan Bendungan Kuningan, ada beberapa hal yang harus dilaksanakan.

"Nanti desa ini akan digenangi, tadi kita juga sudah melaksanakan doa bersama dan istighotsah bersama sejumlah alim ulama di lokasi bendungan, untuk meminta keselamatan dan keberkahan bagi kita semua, atas pelaksanaan pembangunan bendungan ini," paparnya.

PMB UNIVERSITAS KUNINGAN KLIK DI SINI

PMB Uniku

Kepada warga Kawungsari, Bupati menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas keikhlasan warga untuk meninggalkan kampung halaman yang penuh kenangan.

"Warga Kawungsari memang terdampak dengan pembangunan bendungan ini, namun Insya Allah dampaknya adalah dampak positif," katanya lagi.

Bupati mengapresiasi upaya warga sebelum bendungan diresmikan yakni dengan membongkar rumahnya dan mengangkut semua perabotan untuk pindah ke lokasi baru.

"Semoga di tempat baru nanti kita semua akan mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Yakinlah bahwa ini bukan Jumat terakhir, semoga kita bisa bertemu lagi di Jum'at-Jum'at yang akan datang, " ujarnya.

PMB FAHUTAN UNIKU KLIK DI SINI

Kampus Fahutan Uniku

Masjid tempat dilaksanakannya Sholat Jum'at tersebut memang masjid yang akan berbeda lokasinya dengan masjid di tempat baru nanti.

"Ini masjid Kawungsari dan di sana (di tempat relokasi) juga nanti ada masjid. Desa Kawungsari juga akan tetap ada nanti di tempat baru namanya juga tetap Kawungsari," tandas Acep.

Pihaknya mengajak warga untuk tetap besar harapan bahwa di tempat baru nanti akan menyongsong masa depan yang lebih baik.

"Insya Allah dari pemerintah akan membuat kebijakan kebijakan yang bisa membantu dan mendorong agar warga tetap bisa melanjutkan aktifitasnya secara normal dan lebih maju di tempat baru. Musyawarahkan saja apabila ada hal yang dirasa kurang," ajaknya.


Terpantau, puluhan warga yang masih berada di lokasi Desa Kawungsari nampak khidmat melaksanakan Sholat Jum'at bersama Bupati Kuningan. Dalam Khutbah Jum'at, Khatib memberikan penjelasan terkait kesabaran saat manusia ditimpa bencana dan kesulitan hidup. (Nars)

Diberdayakan oleh Blogger.