Karyawan Tamkot Kitchen Sempat Panik, Kebakaran Gerobak Berhasil Diatasi Petugas Damkar Kuningan

KUNINGAN - Pengunjung Taman Kota Kuningan dikejutkan dengan insiden kebakaran sebuah gerobak penggorengan yang terdapat di dalam Rumah Makan Tamkot Kitchen, pada Selasa (08/06/2021) malam sekira pukul 20:30 WIB.

Kejadian kebakaran tersebut sempat terekam kamera handphone pengunjung dan menyebar di beberapa group media percakapan Whatsapp warga Kuningan.


Nampak dalam video berdurasi 40 detik itu, kobaran api membesar membakar gerobak yang berada di samping bangunan usaha Tamkot Kitchen.

Saat kejadian tersebut diambil visualnya, nampak petugas UPT Damkar Satpol PP sedang berupaya memadamkan kobaran api.

Bahkan insiden tersebut membuat para pengunjung Taman Kota berkumpul di sekitar lokasi untuk melihat apa yang sedang terjadi.

PMB UNIVERSITAS KUNINGAN KLIK DI SINI

PMB Uniku

Kepala UPT Damkar Satpol PP Kuningan, M Khadafi Mufti, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan kejadian kebakaran sudah berhasil diatasi dan kondisi TKP sudah aman terkendali.

"Alhamdulillah situasi TKP sudah bisa disterilkan oleh Damkar menggunakan Apar milik Damkar," sebutnya.

Pihaknya menyayangkan, meski sudah melakukan sosialisasi tentang pentingnya tempat usaha memiliki alat pemadam api (Apar), namun yang menjadi catatan, masih banyak toko-toko di seputaran taman kota yang belum terproteksi /belum memiliki Apar.

PMB FAHUTAN UNIKU KLIK DI SINI

Kampus Fahutan Uniku

"Kita sudah sosialisasi tapi memang situasi yang serba sulit," ujarnya.

Terpisah, salah seorang pegawai Tamkot Kitchen, Wawan (35), saat dimintai keterangan oleh kuninganreligi.com membeberkan kronologi kejadian kebakaran tersebut.

"Iya, saat itu salah seorang pegawai sedang memggoreng di gerobak yang ada di dalam ruangan lantai bawah. Ternyata Ia meninggalkan penggorengan untuk membantu rekannya di bagian Bar. Mungkin kelupaan, sehingga pas sadar asap sudah mengepul dan api sudah terlihat," terangnya.

Untungnya, para pegawai Tamkot Kitchen langsung membawa gerobak tersebut ke luar ruangan sebelum api membesar.

"Kami sudah memerintahkan agar segera mencabut regulator dari tabung gas dan membawa gerobaknya keluar ruangan," ujarnya.

Memang, inbuhnya saat itu minyak yang dipakai untuk menggoreng lumayan banyak dan api kemungkinan membakar minyak itu hingga membesar.


"Sayangnya tadi mereka pada panik, sehingga lupa menggunakan Apar. Padahal kita punya Apar. Mereka malah menyiramnya dengan air," kata Wawan lagi.

Meski begitu, Ia tetap lega, karena akhirnya kebakaran berhasil diatasi oleh pihak Damkar Kuningan. Dan kerugian besar akibat kebakaran pun bisa dihindari.

"Kerugiannya sekira Rp 2-3 jutaan, akibat gerobak dan penggorengan yang terbkaar," sebutnya. (Nars)

No comments

Powered by Blogger.