Penggenangan Bendungan Kuningan Dilakukan Serentak Usai Peresmian

KUNINGAN - Bupati Kuningan, Acep Purnama, menyebutkan proses penggenangan Bendungan Kuningan akan secara resmi dilakukan mengikuti kegiatan peresmian bendungan tersebut oleh Presiden RI, Joko Widodo, pada Senin (21/06/2021) lusa.


"Peresmian Bendungan Kuningan ini oleh Pak Presiden direncanakan tanggal 21 (Juni), kalau tidak ada perubahan jadwal. Dengan diresmikannya, maka proses penggenangan sudah dimulai," ujarnya didampingi Wabup M Ridho Suganda, usai melakukan doa bersama di Area Bendungan Kuningan, Jum'at (18/06/2021).

Pihaknya merasa bersyukur, atas kerjasama semua pihak dari mulai sosialisasi hingga muncul jadwal peresmian, proyek strategis nasional ini berjalan lancar dan cukup baik.

"Dari proses sosialisasi hingga akan diresmikan, Proyek Bendungan Kuningan ini butuh 8 tahun. Hingga saat ini, Alhamdulillah berjalan lancar," kata Acep.

PMB UNIVERSITAS KUNINGAN KLIK DI SINI

PMB Uniku

Untuk proyek pembangunan perumahan khusus relokasi warga terdampak pembangunan bendungan, Acep menambahkan, hingga hari ini terus dilakukan upaya penyempurnaan-penyempurnaan.

"Saat ini tadi kita lihat listrik sudah masuk, untuk sarana air bersih sudah dilakukan pengeboran, walaupun debitnya masih kecil, namun itu nanti akan didukung juga dengan program dari Pamsimas, untuk sementara bisa mencukupi," jelasnya.

Bagi warga yang sudah siap menempati lokasi perumahan khusus relokasi, Acep mempersilakan untuk menempatinya.

Kemudian terkait 14 bidang lahan warga yang sebelumnya belum memperoleh ganti untung, Acep menandaskan semuanya sudah diselesaikan.

"Sudah selesai semuanya hari kemarin, " tukasnya sambil menghampiri kendaraan dinasnya.

PMB FAHUTAN UNIKU KLIK DI SINI

Kampus Fahutan Uniku

Terpisah, salah seorang warga Desa Kawungsari, Dede (50 tahun) membenarkan telah ada pembayaran uang ganti untung bagi sisa lahan warga yang belum dibayar sebelumnya.

"Tapi baru 11 bidang, masih ada 3 bidang lahan yang belum mendapat ganti untung. Salah satunya karena masih ada sengketa pemilik lahan, yang duanya Saya tidak tahu kenapa belum dibayarkan," papar Dede. 

Terpantau di lokasi sekitar Desa Kawungsari, upaya persiapan menjelang peresmian Bendungan Kuningan terus dilakukan. Sebagian besar warga sibuk membongkar rumah mereka dan mengamankan perabotan ke lokasi di luar desa.

Alat berat excavator pun terus bekerja dari pagi hingga malam hari untuk melakukan pembongkaran bangunan yang sudah ditinggalkan warga. Dan juga meratakan serta merapikan permukaan tanah. (Nars)

No comments

Powered by Blogger.