Beberapa Wilayah di Kuningan Sulit Sinyal, Ternyata Ini Penyebabnya, 10 Desa Dibantu Smart Village

KUNINGAN - Daya tangkapan sinyal jaringan internet di Kabupaten Kuningan masih banyak dikeluhkan sebagian warga. Masyarakat yang berada di beberapa daerah terutama yang berada jauh dari perkotaan, tidak bisa mengakses layanan internet.


Bahkan, tercatat ada 28 desa yang berada di 12 kecamatan dinyatakan blank-spot oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kuningan.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kuningan, melalui Bidang Infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi mengaku tidak akan lepas tangan guna membantu agar masyarakat bisa segera menikmati jaringan internet.

Kabid Infrastruktur, dan TIK Diskominfo Kuningan, Acep Tisna Sudrajat


Apalagi, layanan jaringan internet di desa banyak dibutuhkan untuk membantu kegiatan perekonomian, pemerintahan, pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.

Kepala Bidang Infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi, Acep Tisna Sudrajat, kepada kuninganreligi.com, Jum'at (02/07/2021), mengakui meski saat ini baru ada 312 menara provider dalam rangka melayani akses internet masyarakat, namun belum bisa melayani semua wilayah di Kabupaten Kuningan.

PMB FAHUTAN UNIKU KLIK DI SINI

Kampus Fahutan Uniku

"Dari data yang ada saat ini masih terdapat 28 desa di 12 kecamatan yang belum bisa mengakses jaringan internet. Hal ini disebabkan, selain karena wilayah Kabupaten Kuningan memiliki kontur geologis pegunungan dan berbukit-bukit. Juga karena ketika curah hujan atau cuaca buruk, bisa menghambat terkoneksinya akses internet," terang Acep.

Guna meminimalisasi dan mengentaskan kendala blankspot di beberapa wilayah tersebut, imbuhnya, Diskominfo juga tetap mengajak provider untuk berupaya memberikan pelayanan di wilayah yang mengalami blank-spot.

"Tentunya sambil juga berupaya  merencanakan kedepan membangun jaringan fiber optik di wilayah Kabupaten Kuningan," sebutnya.

Upaya lainnya, yang dilakukan Pemkab Kuningan dalam rangka meningkatkan pemberdyaan masyarakat adalah adanya bantuan yang diberikan berupa perangkat internet gratis sampai dengan bulan Desember 2021.

"Program tersebut adalah Smart Village yang merupakan instruksi dari Pak Bupati dalam rangka pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Kuningan," katanya.

Untuk tahun ini, ujar Acep, ada 10 desa penerima bantuan Program Smart Village.


"Harapannya, dengan adanya bantuan ini, dapat meningkatkan pemberdayaan dan pelayanan masyarakat yang dapat dilakukan melalui Bumdes masing-masing," ungkapnya.(Nars)

No comments

Powered by Blogger.