Ads Top

Dhuar! Bom Temuan Warga Desa Sagarahiang, Dimusnahkan Tim Gegana Brimob Polda Jabar

 

KUNINGAN - Tim Gegana Sat Brimob Polda Jabar berhasil meledakkan sebuah bom torpedo yang ditemukan warga Desa Sagarahiang. Bom jenis torpedo ini ditemukan warga pada Ahad (04/07/2021) siang saat menggali tanah untuk pondasi pembangunan Masjid Al Amin Desa Sagarahiang. 

Peledakkan bom yang diduga peninggalan perang pada masa Agresi Militer Belanda II ini dilakukan Tim Gegana di wilayah hutan di sekitar Desa Sagarahiang yang jauh dari pemukiman warga. 
Panit Jibom Gegana Sat Brimob Polda Jabar, Aiptu Engkus Kusnadi, usai proses pemusnahan bom yang sebelumnya disebut-sebut mirip rudal ini, mengatakan, pemusnahan dilakukan dengan menggunakan alat peledak sehingga bom tersebut bisa dicerai-beraikan. 
"Alhamdulillah kita telah melakukan disposal (penghancuran) bom jenis torpedo tersebut dengan cara dicerai-beraikan menggunakan alat Set-Charge, " terangnya kepada media, Senin (05/07/2021). 

PMB FAHUTAN UNIKU KLIK DI SINI

Kampus Fahutan Uniku
Engkus menambahkan, berat bom yang dimusnahkan itu sekira lebih dari 100 kilogram dengan panjang 80 sentimeter. Jenis bom tersebut, katanya, adalah jenis torpedo yang dilepaskan dari pesawat. 
Pemusnahan bom dilakukan dengan lancar dan tertib. Nampak hadir juga menyaksikan proses pemusnahan, Kapolsek Darma, Iptu Bambang, Camat Darma,  Eko Yuyud Mahendra, Kepala Desa setempat dan warga masyarakat yang menyaksikan dari kejauhan. 
BACA JUGA:


Dalam proses peledakan bom, terdengar suara ledakan yang keras sekali. Tim Gegana menerangkan daya ledak bom tersebut bisa mencapai radius 500 meter. 
"Iya bom masih aktif, dan daya ledak nya mencapai radius 500 meter, " ujar Engkus. 
Itu sebabnya, pihaknya meledakkan bom tersebut di lokasi yang jauh dari pemukiman warga agar dampak dari getaran ledakan dan serpihan bom tidak terkena lingkungan sekitarnya. 
BACA LAGI:


Terpisah, salah seorang warga yang ikut menyaksikan proses peledakan bom, Komarudin, mengaku terkesan bisa melihat proses tersebut. 
"Suara ledakannya sangat keras sekali, kami bersyukur bom bisa diledakkan petugas dengan aman dan lancar, " ujarnya. 
Sebelumnya diberitakan, warga Desa Sagarahiang menemukan benda yang disebut-sebut mirip rudal, pada Ahad (04/07) siang saat melakukan penggalian tanah untuk membuat pondasi masjid. 
Warga bernama Arif tersebut langsung melaporkan penemuan bom itu kepada aparat desa, Koramil 1502/Kadugede dan Polsek Darma. 

Oleh petugas Polsek Darma, benda terbuat dari besi silinder berukuran 80 sentimeter dan diameter 27 sentimeter itu diamankan dengan cara dimasukkan ke dalam tong kayu yang sebelumnya diisi pasir dan diikat. 
Benda yang diketahui bom jenis torpedo pesawat ini sempat diamankan satu malam di Mapolsek Darma. Akhirnya pada Senin (05/07) siang Tim Gegana Sat Brimob Polda Jabar bisa membawanya dan memusnahkannya di tempat yang aman. (Nars)

Diberdayakan oleh Blogger.