Penemuan Benda Mirip Rudal Kuatkan Cerita Bom Tidak Meledak pada Masa Agresi Militer Belanda II

 

KUNINGAN - Benda berbentuk besi silinder mirip rudal yang ditemukan warga Desa Sagarahiang, Kecamatan Darma, pada Ahad (04/07/2021) siang disebut-sebut sebagai peninggalan jaman perang pada penjajahan Belanda. 
Arif, penemu benda mirip rudal itu menuturkan pada kuninganreligi.com bahwa menurut cerita orangtuanya dahulu, rudal itu adalah bekas perang saat jaman penjajahan Belanda. 

"Menurut kisah dari Buyut Saya, dulu sewaktu perang jaman penjajahan Belanda ada bom yang jatuh ke arah Masjid Desa Sagarahiang, namun  tidak meledak, " tuturnya. 
Ia menduga benda yang mirip rudal yang ditemukannya Ahad siang itu adalah bom yang pernah diceritakan orangtuanya dahulu. 
Terpisah, Danramil 1502/Kadugede, Kapten Inf Nandang, juga menduga benda itu adalah rudal sisa jaman perang. 

"Mungkin sewaktu dijatuhkan ke sana, rudal ini tidak meledak dan mungkin masuk ke dalam lumpur, " ungkapnya. 
Ia menambahkan, kemungkinan rudal tersebut adalah sisa-sisa jaman Agresi Militer Belanda Kedua. 
"Waktu itu kan Karesidenan Cirebon diserang Belanda, akhirnya pusat pemerintahan dipindahkan ke Ciwaru. Kalau tidak salah tokohnya waktu itu Pak Tri Sutrisno dan Pak Edi Sudrajat, " tutur Kapten Inf Nandang. 
Ia menyebutkan, Desa Sagarahiang waktu itu pernah juga dijadikan Posko Divisi Siliwangi. Dan oleh Belanda posko tersebut dibom dari atas. 
"Sebenarnya bom yang jatuh dan tidak meledak itu ada dua. Satu di titik masjid yang sedang dibangun saat ini, satu lagi di tengah hutan, " sebutnya lagi. 

PMB FAHUTAN UNIKU KLIK DI SINI

Kampus Fahutan Uniku
Warga Desa Sagarahiang, dulu sebenarnya sudah banyak yang tahu akan keberadaan rudal tersebut. Namun karena ada di dalam tanah, oleh warga didiamkan saja. 
" Ini yang sekarang ditemukan juga karena tanahnya digali, dulu kan tidak digali begitu dalam. Sekarang karena masjid yang dibangun dua lantai, maka galian tanahnya pun sangat dalam, dan ditemukanlah rudal itu, " paparnya. 
Ia juga menyebutkan, kemungkinan benda mirip rudal yang ditemukan warga ini masih aktif. Karena saat jatuh, benda tersebut tidak meledak. 
Sebelumnya diberitakan, warga Desa Sagarahiang, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, ramai memperbincangkan penemuan sebuah proyektil besi silinder yang mirip rudal berukuran sekira 80 sentimeter dengan diameter 27 sentimeter, pada Ahad (04/07/2021). 
Benda mirip rudal ini pertama kali ditemukan  oleh seorang operator alat berat yang sedang menggali tanah untuk pondasi pembangunan masjid desa setempat. 
Baca Juga:


Danramil 1502/Kadugede, Kapten Inf Nandang, saat dikonfirmasi mengatakan proyektil besi tersebut memang mirip rudal. Ia menyebut rudal tersebut kemungkinan adalah bekas perang sewaktu terjadi agresi militer 2, zaman penjajahan Belanda. 
"Kemungkinan masih aktif, karena dulu, sewaktu jatuh ke tanah, rudal tidak meledak mungkin langsung terbenam ke dalam lumpur, " jelasnya. 
Sementara, Kapolsek Darma, Iptu Bambang saat dihubungi kuninganreligi.com mengatakan setelah mendapat laporan dari warga soal penemuan benda mirip rudal itu, pihaknya langsung mengamankan benda tersebut sesuai SOP. 
"Kita amankan menggunakan kotak bekas sayuran, diisi pasir dan diikat. Benda tersebut kini diamankan di Mapolsek Darma, " terangnya. 
Ia juga mengaku telah melaporkan ke Polres Kuningan melalui Kabag Ops,  Kompol Tri Sumarsono, untuk tindakan lanjutan pengamanan benda mirip rudal itu. 
"Mungkin besok pagi Tim dari Jibom Polda Jabar akan datang untuk membawa benda mirip rudal ini, " ujar Bambang. 
Penemuan benda mirip rudal di Desa Sagarahiang ini sempat ramai di media sosial setelah rekaman video pengamanannya tersebar di beberapa grup percakapan aplikasi Whatsapp. (Nars) 

No comments

Powered by Blogger.