Ads Top


KUNINGAN - Usai viralnya video seorang pengusaha kuliner di Kabupaten Kuningan yang melakukan protes terhadap aturan PPKM Darurat dengan mencoret-coret mobil mewahnya beberapa hari lalu, akhirnya pria yang bernama Muhammad Ali ini minta maaf di hadapan Bupati Kuningan, Selasa (20/07/2021) Bertepatan dengan momen Idul Adha 1442 H, Ali Action, sapaannya, mengakui bahwa konten video yang dibuatnya sebagai curhatan atas ketatnya aturan PPKM, beberapa hari lalu adalah sebuah kesalahan."

Hari ini Saya sengaja sowan ke Pak Bupati, karena telah membuat konten yang kurang menyenangkan, khususnya bagi masyarakat Kuningan, umumnya bagi rakyat Indonesia. Konten ini ternyata viral tersebar ke mana-mana, " ujarnya.

Atas kesalahannya ini, Ali meminta maaf kepada Bupati Kuningan, pihak Kejari, Kepolisian Polres Kuningan, Kodim 0615/Kuningan, Satgas COVID-19 dan tenaga kesehatan termasuk jajaran dokter, juga seluruh masyarakat Kuningan.


" Saya khilaf atas dibuatnya konten kemarin, kami sadar diri dan datang ke sini sengaja meminta maaf, mudah-mudahan bisa dimaafkan, " katanya.

Konten yang terlanjur dibuatnya ini, imbuhnya, akan Ia hapus dari linimasa akun media sosialnya, karena telah membuat masyarakat resah.

Sementara, Bupati Kuningan, Acep Purnama, menerima baik kedatangan Ali yang dengan secara sadar telah mengakui kekhilafannya juga meminta maaf secara legowo. 

"Alhamdulillah Pak Ali telah meminta maaf dan kita harus terima juga memaafkanya. Ini bukti bahwa Ia memiliki sifat spotif dan mau mengakui kesalahan, " ujar Bupati.

PMB FAHUTAN UNIKU KLIK DI SINI

Kampus Fahutan Uniku

Kedepan, tambahnya, diharapkan tidak ada lagi permasalahan yang timbul akibat konten tersebut.

"Saya mohon permasalahan ini selesai sampai di dini, mari kita membangun Kuningan kembali dengan  kekompakan dan gotong-royong, " ajak Acep.

Ia juga mengatakan dari kejadian tersebut bisa diambil hikmah dan pelajaran bahwa, dalam penanganan COVID-19 di Kabupaten Kuningan membutuhkan satu kebersamaan dan sinergitas semua pihak, tanpa ada sikap saling menyalahkan.

Sebelumnya, konten aksi coret mobil mewah karena protes pada aturan PPKM yang dilakukan Ali sempat viral di jagat media sosial dan pemberitaan. 


Dalam video tersebut, terlihat sebagian besar bodi mobil Toyota Fortuner warna hitam bernopol E 411 milik pengusaha kuliner ternama di Kuningan ini dipenuhi tulisan dengan menggunakan cat semprot warna putih. 

"Ini curhatan saya, soal PPKM ini dirasakan oleh semua lapisan masyarakat dari atas ke bawah. Kalau ada penyekatan masyarakat harus dikasih kompensasi dan sosialisasi pada para pedagang harus dilakukan, " ujarnya saat diwawancarai media soal protes coret mobil tersebut. (Nars) 

Diberdayakan oleh Blogger.