Ads Top

Grebek Vaksin di SMPN 2 Kuningan, Ditujukan untuk Usia di Atas 18, Diserbu Kalangan Remaja

Vaksinasi Umum diserbu kalangan remaja


KUNINGAN - Pelaksanaan vaksinasi massal usai kedatangan puluhan ribu dosis vaksin baru jenis Astrazeneca di Kabupaten Kuningan diserbu ratusan warga. Setelah dicanangkannya program grebek desa untuk vaksinasi oleh Dinas Kesehatan Kuningan, warga sangat antusias untuk mendapatkannya.
Salah satunya, vaksinasi massal ini digelar di Kampus SMPN 2 Kuningan, Jalan Oto Iskandar Dinata, pada Ahad (08/08/2021). Tanpa diprediksi, ternyata agenda vaksinasi yang ditujukan bagi warga di Kelurahan Kuningan di atas usia 18 tahun  ini ternyata banyak diserbu warga luar daerah dan bahkan didominasi oleh kalangan pelajar/remaja.

Terpantau kuninganreligi.com  Ahad pagi, Bupati Kuningan, H Acep Purnama didampingi Camat Kuningan, Didin Bahrudin, juga hadir memonitoring pelaksanaan vaksinasi tersebut.
Bupati Kuningan, Acep Purnama, menyebutkan kegiatan vaksinasi yang digelar hari ini sebenarnya adalah bagian dari program grebek desa/kelurahan. Namun karena pelaksanaannya di kawasan sekolah, sehingga banyak pelajar/remaja yang hadir.
"Diluar prediksi antusiasme masyarakat untuk mendapatkan vaksin ini sangat tinggi sehingga terjadi banyak antrian. Nanti kita sudah kondisikan panitia untuk membuka lagi 2 ruangan baru agar tidak terjadi banyak kerumunan, " jelas Acep.
Antrian warga yang ingin mendapatkan vaksinasi


Pada pelaksanaan vaksinasi di SMPN 2 Kuningan ini, imbuhnya, disediakan vaksin sebanyak 1500 dosis. Meski banyak warga yang ingin divaksin, Ia mengatakan jangan khawatir karena pemerintah daerah saat ini masih punya banyak dosis vaksin yang baru dikirim.
"Kemarin kita terima sekitar 25 ribu dosis vaksin jenis baru yakni Astrazeneca. Vaksinasi kali ini memang harus dilakukan secara baik, administrasi dan lainnya, karena untuk vaksinasi kedua kalinya juga harus dilakukan di sini, " paparnya.

PMB FAHUTAN UNIKU KLIK DI SINI

Kampus Fahutan Uniku
Agar tidak terjadi lagi kerumunan, Acep menambahkan, untuk pelaksanaan vaksinasi berikutnya akan digelar di tempat yang lebih luas.
"Misalkan nanti akan dilakukan di GOR, Halaman Pendopo atau halaman masjid yang lebih luas. Sekali lagi ini diluar dugaan kami sehingga terjadi kerumunan seperti ini, " katanya.
Dari pengamatan kuninganreligi.com di lokasi, baru saja dibuka selama satu jam, pelaksanaan vaksinasi di SMPN 2 Kuningan ini telah terdaftar lebih dari 500 peserta.

Sehingga panitia terpaksa menyetop dulu proses pendaftaran untuk dilanjutkan selepas Dzuhur, agar tidak terjadi kerumunan massa yang lebih banyak.
Jalur Otista Kuningan juga sempat dilakukan rekayasa lalu lintas, mengingat banyaknya kendaraan yang terparkir di depan Kampus SMPN 2 Kuningan ini. (Nars)

Diberdayakan oleh Blogger.