Ads Top

Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas Usai Turun dari Angkot




KUNINGAN - Seorang pria ditemukan meninggal dunia dalam kondisi kaki kanan kiri dan perut membengkak pada Kamis (05/08/2021) sekira pukul 15:00 WIB, di sekitar Rest Area Cirendang Kabupaten Kuningan. Korban diinformasikan baru turun dari mobil angkutan kota jurusan Gunungsari - Celancang, Cirebon, di sekitar rest area tersebut. 


Berdasarkan adanya laporan warga, petugas Polsek Kuningan segera mengevakuasi mayat yang diperkirakan berusia 55 tahun ini ke RSUD 45 Kuningan untuk dipulasara dan diidentifikasi.

"Belum tahu identitasnya, masih kita identifikasi. Ada yang laporan ke Polsek, kemudian Kami ambil tindakan dibawa ke RSUD 45 untuk mencegah terjadinya kerumunan, " kata Aiptu Aana, Bawas Polsek Kuningan saat dimintai keterangan. 

Terpisah, saat ditunggu di tempat pemulasaraan mayat RSUD 45, ternyata ada pihak keluarga yang menjemput jasad tersebut untuk dibawa pulang. 

Apid, warga Rt 01/01 Kelurahan Awirarangan, menyebutkan korban diketahui bernama Tamrin. 

PMB FAHUTAN UNIKU KLIK DI SINI

Kampus Fahutan Uniku

"Kebetulan Saya adik ipar korban. Kakak Saya ini telah lama mengidap penyakit Kencing Manis, " jelasnya. 

Diterangkan Apid, korban Tamrin semula bekerja di Jakarta sebagai kuli bangunan. Kemudian pulang ke kampungnya dan beralih pekerjaan menjadi penarik becak di Cirebon. 

"Mungkin dari Cirebon tadi hendak berkunjung ke keluarga di Kuningan dan meninggal di sekitar lokasi rest area Cirendang, " ujarnya. 

Sementara, petugas pemulasara mayat RSUD 45 Kuningan, Wawan, menambahkan keterangan bahwa dalam pengamatannya, korban meninggal murni karena penyakit. 

"Kemungkinan memiliki penyakit jantung dan liver, tidak ditemukan luka bekas penganiayaan, " terang Wawan, petugas pemulasaraan mayat RSUD 45 Kuningan saat ditanya media. 

Menurutnya di tubuh korban bersih tidak ada luka lainnya. Kemungkinan meninggal akibat komplikasi penyakit. 


Karena di ruang pemulasaraan mayat RSUD 45 sedang ada jenazah COVID-19, maka pemulasaraan korban Tamrin akan dilakukan di rumah keluarganya di Rt 01/Rw 01 Kelurahan Awirarangan. 

Setelah sekira 30 menit jenazah akhirnya dibawa pulang  pihak keluarga dengan menggunakan mobil patroli Polsek Kuningan. (Nars) 



Diberdayakan oleh Blogger.