Ads Top

Soal "Aksi Oleng" Sopir Bus, Polisi Sebut Pihak PO Telah Memecatnya, Armada Bus Dibawa ke Mapolres Kuningan


KUNINGAN - Buntut dari aksi ugal-ugalan yang videonya viral di medsos, seorang sopir bus pariwisata di Kabupaten Kuningan akhirnya dipecat oleh perusahaan tempat Ia bekerja.
Hal ini dikatakan Kasat Lantas Polres Kuningan, AKP Tahir Muhidin, saat dihubungi kuninganreligi.com, Senin (02/08) pagi, saat ditanya perihal sanksi atas aksi ugal-ugalan yang dilakukan sopir bus yang diketahui milik PO Tunggal Jaya tersebut.
"Sudah dilakukan tilang, dan armada bus dibawa ke Mako (Mapolres Kuningan), " jawab AKP Tahir melalui sambungan seluler.

Ia juga menyebutkan, untuk sanksi bagi sopir tidak dilakukan penahanan, karena ini adalah pelanggaran lalu lintas.
Sementara, dikatakannya, sanksi terhadap sopir telah dilakukan pihak perusahaan tempatnya bekerja.
"Sopir telah dipecat oleh pihak PO, " ujarnya.
Kasat Lantas membenarkan bahwa kejadian sopir beraksi ugal-ugalan yang viral di media sosial ini terjadi di wilayah hukum Polres Kuningan.
"Benar, kejadiannya kemarin di wilayah kami, " pungkasnya.

PMB FAHUTAN UNIKU KLIK DI SINI

Kampus Fahutan Uniku
Sebelumnya diberitakan, aksi menegangkan plus membahayakan pengguna jalan dipertontonkan seorang sopir bus di Jalan Raya Bojong Kecamatan Cilimus atau sekitar Open Space Linggajati, Ahad (01/08/2021) kemarin dalam beberapa buah video yang diunggah akun instagram @dashcam_owners_indonesia.
Video unggahan berdurasi 19 detikan tersebut akhirnya viral dan mendapat respon banyak netizen. Hingga Senin (02/08) unggahan tersebut telah mendapat sejumlah 2.987 komentar dan 11 ribu tanggapan dari netizen.

"Membahayakan keselamatan pengendara lain. Lokasi 50 meter dari pintu keluar garasi tunggal jaya. Jln. BojongBojong,  Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, " demikian ditulis akun @dashcam_owners_indonesia dalam unggahan yang tersebut.


Dalam tiga video yang diunggah, nampak sang sopir dengan sengaja melakukan "aksi oleng" atau zig-zag dengan membanting stir ke kanan dan ke kiri secara cepat. Terdengar suara penumpang bus yang berteriak melihat aksi sopir ini.
Meski jalanan di Desa Bojong tersebut ramai dengan kendaraan, namun sang sopir tetap melakukan aksi ini hingga selesai. (Nars)

Diberdayakan oleh Blogger.