Ads Top

Langganan Berlubang, Drainase Jalan Ruas Karangtawang - Lengkong Akhirnya Diperbaiki

Seorang petugas sedang mengatur arus lalu lintas di Ruas Desa Lengkong karena ada perbaikan drainase (foto: nars) 

KUNINGAN - Salah satu penyebab kerusakan jalan di sekitar Desa Lengkong, Kecamatan Garawangi adalah akibat luapan air dari saluran drainase yang ada di kanan-kiri jalan tersebut. Jalan Lengkong ini selalu berlubang setiap musim hujan tiba. Lubang tersebut sangat mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. 


Awal Bulan September 2021 ini, Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kuningan, akhirnya mulai mengerjakan perbaikan / normalisasi saluran drainase di sepanjang Jalan Lengkong tersebut. 

Kabid Bina Marga Dinas PUTR Kuningan, Teddy Sukmajayadi mengatakan di ruas Desa Lengkong ini dari tahun ke tahun memang selalu terjadi banjir. 

"Iya saat ini mulai dikerjakan, ditargetkan pertengahan November 2021 ini selesai. Semoga ke depan jalur Desa Lengkong ini tidak akan mudah rusak lagi oleh run off air dari luapan drainase, " jelas Teddy saat ditemui KR di ruang kerjanya, Jum'at (10/09/2021) kemarin. 

Adapun  pengerjaan normalisasi drainase ini, imbuhnya, dilakukan di dua sisi jalan dengan tambahan sodetan melintang di badan jalan. 

"Mudah-mudahan dengan pembuatan saluran air ini bisa meminimalisir banjir besar yang sering terjadi akibat luapan air dari drainase di bagian baratnya, " kata Teddy. 

Sebelumnya, menurut Teddy, saat debit air besar, di bagian barat saluran tersebut ada bak kontrol yang tertutup akibat aktivitas warga, sehingga air run off di badan jalan dan mengakibatkan sering rusaknya ruas tersebut. 

PMB FAHUTAN UNIKU KLIK DI SINI

Kampus Fahutan Uniku

Pihaknya juga mengaku sudah berkoordinasi dengan Pemdes Lengkong agar saluran air yang telah dibangun ini tetap dipelihara warga setempat agar air mengalir lancar. 

"Saluran ini memiliki panjang sekira 1200 meter dengan lebar menyesuaikan. Untuk lebar kita sesuaikan dengan bahu jalan, seperempat panjang di akhir memiliki saluran yang lebih lebar, ini untuk mengatasi debit susulan," terang Teddy. 

Ia menyebutkan, anggaran untuk pengerjaan drainase ini bersumber dari APBD Kabupaten Kuningan sebesar Rp 1,1 miliar. 


"Untuk badan jalan kita masih sedang berkomunikasi dengan Pemprov Jabar  maupun pusat untuk anggaran perbaikan bahu dan badan jalannya, " ucapnya. 

Pekerjaan Rumah yang masih dimiliki pihaknya, adalah ruas Garawangi - Tambakbaya, yang juga memiliki kendala kerusakan jalan seperti di ruas Lengkong ini. (Nars) 

Diberdayakan oleh Blogger.