Ads Top

Bupati Klaim Kabupaten Kuningan Nihil Kasus COVID-19, Vaksinasi Ditargetkan 70 Persen Akhir Tahun

Bupati Kuningan, H Acep Purnama, klaim Kuningan Zero Kasus COVID-19 (Foto: Ist)

KUNINGAN - Bupati Kuningan, Acep Purnama mengklaim per hari ini, Kamis (28/10), tidak ada seorang pun warga yang tinggal di Kabupaten Kuningan terpapar Covid-19, alias Kabupaten Kuningan saat ini Zero/Nihil kasus COVID-19. 

Hal itu dikatakan Bupati Acep saat ditemui awak media disela kegiatannya, Kamis (28/10) di Aula Hotel Horison Sangkan Park, Kuningan. 


"Alhamdulillah, per hari ini, penanganan kasus Covid19 di Kuningan hingga sekarang berhasil mencapai titik nol kasus alias zero, "  ujar Bupati Acep. 

Ia pun menambahkan, bukti tidak adanya kasus COVID-19 di Kabupaten Kuningan adalah dari data yang tercatat oleh Satgas COVID-19 Kabupaten Kuningan. Juga, dengan melihat kondisi sejumlah fasilitas kesehatan, seperti rumah sakit yang ada dan lokasi pusat darurat penanganan Covid-19 di Aula BKPSDM Kuningan. 

"Di beberapa rumah sakit tidak ada yang merawat pasien covid lagi dan di pusat penanganan Covid-19 Kuningan pun saat ini nihil pasien, " sebutnya. 

Meski mengatakan Kuningan Zero Covid saat ini, namun diungkapkan Bupati, pihaknya tidak akan berhenti dalam melakukan pencegahan penyebarannya di masyarakat. 

Selain terus menggalakkan prokes 5M1D dalam tiap kegiatan di masyarakat, juga pihaknya melalui Tim Medis Satgas Covid-19, tetap menggencarkan program vaksinasi Covid-19. 

"Vaksinasi terus kita gencarkan, capaian saat ini kita baru 50 persen. Untuk kalangan lansia baru 30 persen, " paparnya. 

Padahal pihaknya menargetkan di akhir tahun 2021 ini, untuk program vaksinasi COVID-19 adalah 70 persen dari jumlah penduduk Kuningan. 


"Kita berharap pandemi ini segera berakhir dan nanti tercipta kondisi kehidupan masyarakat yang sehat kembali dengan kebiasaan baru yakni tetap menerapkan pola hidup bersih sehat, " katanya. 

Untuk diketahui, wilayah Kabupaten Kuningan saat ini masih berada di tingkat risiko level 3 penyebaran COVID-19 sesuai pengumuman pelaksanaan PPKM oleh pemerintah pusat. (Nars) 

Diberdayakan oleh Blogger.