Faseh AMK: Pelaksanaan Muscab PPP Kuningan Harus Sesuai Hasil Muktamar Bogor

Ketua AMK Kuningan, Faseh Nasihin Suparno

KUNINGAN - Ketua organisasi sayap Partai Persatuan Pembangunan, Angkatan Muda Ka'bah (AMK) Kabupaten Kuningan, Faseh Nasihin Suparno, meminta agar pelaksanaan Musyarawah Cabang (Muscab) VII PPP Kuningan bisa berpedoman pada AD/ART partai yang dihasilkan pada Muktamar di Bogor.


"Sistem pemilihan pada Muscab nanti harus sejalan dengan AD/ART yang dihasilkan muktamar di Bogor, sehingga dalam pelaksanaan tersebut menjadi tempat untuk memilih dan menetapkan ketua secara demokratis, " kata Faseh dalam keterangan persnya, Selasa (12/10). 

Selain itu, pihaknya meminta agar kriteria calon ketua harus lebih ditingkatkan, guna menambah jumlah suara dalam Pemilu 2024 yang akan datang. 

Faseh menyebutkan hingga hari ini telah muncul tiga nama yang digadang-gadang sebagai calon ketua DPC PPP Kuningan. Mereka adalah Iip Syarif Hidayat,  Momon Suherman dan dr Toto Taufikurohman. 

"Saya punya pendapat ketiganya merupakan kader terbaik PPP yang ada di Kabupaten Kuningan sehingga ketiga calon tersebut layak menjadi pimpinan partai, " sebutnya. 

Ditambahkan Faseh, kapabilitas ketiga kader itu tidak bisa dibantah, karena PPP menciptakan kader – kader terbaik untuk pemimpin umat Islam. 


"Dalam Muscab nanti, setidaknya PPP Kabupaten Kuningan bisa bebenah untuk menyusun struktur organisasi yang bisa menancapkan diri kepada masyarakat Kabupaten Kuningan,” ucap Faseh.

Angkatan Muda Ka’bah (AMK) sebagai organisasi sayap, kata dia, akan mendorong pelaksanaan Muscab berjalan sesuai ketentuan organisasi sehingga PAC dapat memilih calon pemimpin yang sesuai dengan hati nurani. 

"Sehingga kedepannya DPC PPP Kabupaten Kuningan dapat menjadi parpol yang diperhitungkan oleh parpol yang lain.

Kami akan mendorong agar pelaksanaan muscab berjalan dengan lancar sesuai dengan ruh organisasi yang berdasarkan asas Islam, dan juga berdasarkan Peraturan Organisasi (PO) Permusyawaratan No 0044/IN/DPP/III/2021 pada pasal 14, 15, 16 tentang Permusyawaratan dalam memilih pemimpin yang bisa memberikan manfaat secara organisasi,” paparnya. 

Untuk diketahui, Muscab PPP di beberapa Kabupaten/Kota di Jawa Barat sudah berlangsung secara marathon. Untuk Kabupaten Kuningan sendiri akan digelar pada pertengahan Bulan Oktober 2021 ini. (Nars) 

No comments

Powered by Blogger.