Hingga Senin (11/10), Atlit Kuningan Sumbang 3 Medali Emas PON XX Papua, Terakhir dari Cabor Angkat Berat

Atlit angkat berat asal Kuningan, Susi Susanti, berpose usai meraih medali emas di PON XX Papua

KUNINGAN - Hingga Senin (11/10), 3 Srikandi asal Kabupaten Kuningan, yang diutus mewakili Kontingen Jawa Barat berhasil menyumbangkan medali emas pada perhelatan olahraga nasional, PON XX Papua Tahun 2021.

Mereka adalah Tresna Puspita Gusti Ayu (Cabang Lontar Martil), Dewi Atya (Cabor Gulat) dan Susi Susanti (Cabang Angkat Berat). 

Baca juga:

Emas terakhir, disumbangkan Susi Susanti, atlit Persatuan Angkat Berat Seluruh Indonesia (Pabersi) Kuningan untuk kelas 56 kilogram, pada Senin (11/10), pada pertandingan yang digelar di Auditorium Universitas Cendrawasih, Jayapura. 

Prestasi wanita kelahiran Pujo Rahayu, Lampung 28 tahun yang lalu ini, melengkapi puncak prestasi yang ditorehkan sebelumnya. Prestasi Susi sebelumnya adalah Rekor PON XIX Jabar 2016, Porda Jabar di Bogor tahun 2018 dan Porda Jabar di Bekasi Tahun 2014. Untuk tiga prestasi sebelumnya, Susi bertanding di kelas 52 kilogram, yang semuanya meraih medali emas. 


Terpisah, Ketua Pabersi Kabupaten Kuningan, UU Kusmana, saat dihubungi media, Senin (11/10) mengaku sangat bangga, ada atlit angkat berat asal Kuningan yang terus berprestasi di ajang olahraga tingkat nasional.

Kadis Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kuningan ini mengatakan, Pabersi Kuningan mengirimkan sebanyak 4 Atlit dengan kelas berbeda sebagai bagian dari Kontingen angkat berat Jawa Barat di PON XX Papua. 

Keempat Atlit itu adalah Susi Susanti, Fitria, Maria dan Nurdin.

"Untuk Susi Susanti merupakan Atlit pertama Cabor Pabersi yang berhasil meraih emas. Kemudian yang lainnya, belum dilangsungkan kompetisinya dan kita masih menunggu bagaiamana perkembangan berikutnya," terang Uu. 


Diakuinya, Susi sebenarnya adalah kelahiran Lampung, namun karena bersuami warga Kuningan, maka Susi berdomisili di Kota Kuda ini. 

"Susi Susanti itu Atlit Pabersi profesional. Dia asli orang Lampung, kemudian Ia berdomisili di Kuningan, karena memiliki suami orang Kuningan," jelasnya. 

Sebelumnya, diinformasikan, dua atlit wanita asal Kuningan juga telah menyumbangkan medali emas di PON XX Papua. 

Tresna Puspita Gusti Ayu, berhasil menyumbangkan medali emas Lempar Martil sejauh 50,73 meter di GOR Mimika Sport Center, Rabu pekan lalu. 

Kemudian ,  Atlit Cabor Gulat kelas 56 kilogram, Dewi Atya juga menyumbangkan medali emas pada Ahad (10/10) kemarin. Dewi merupakan warga Kabupaten Cirebon yang bekerja sebagai guru di MTsN 1 Luragung, Kabupaten Kuningan. (Nars) 

No comments

Powered by Blogger.