Mau Cari Cuan dari Rumah? Coba Jadi Trader Saham

Dadan, Trader Saham asal Kuningan Jawa Barat

KUNINGAN - Adanya Pandemi COVID-19 bagi sebagian masyarakat sangat dirasakan sekali dampaknya bagi perekonomian mereka. Apalagi dengan adanya penerapan pembatasan kegiatan masyarakat, memaksa kita untuk memperbanyak kegiatan di dalam rumah. 

Akibat pandemi ini pula, banyak masyarakat yang harus kehilangan mata pencaharian karena banyaknya perusahaan yang juga merumahkan karyawannya. 

Pada kondisi tersebut, sebagian masyarakat akhirnya mencari berbagai alternatif untuk mencari penghasilan meski tetap harus berada di rumah. Salah satu penghasil cuan yang bisa dilakukan dari rumah adalah dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi. 


Dadan (33 tahun) warga Kelurahan Cigugur, Kabupaten Kuningan, adalah satu dari sekian banyak warga yang memanfaatkan teknologi informasi untuk mencari cuan dari rumahnya. 

Hanya dengan duduk santai sambil mengamati beberapa layar monitor di rumahnya, Dadan bisa berpenghasilan jutaan rupiah setiap bulannya. 

"Yang ada di hadapan Saya ini bukan sekadar layar, tapi ini (sarana) pekerjaan yang Saya geluti, trading namanya. Yang Saya lakukan adalah bukan hanya jual beli saham (bukti kepemilikan modal di perusahaan terbuka) tapi juga kita berinvestasi di sana, " papar Dadan saat ditemui di rumahnya, Kamis (07/10/2021). 

Kegiatan yang dilakukan saat bekerja di hadapan layar monitor itu adalah mengamati market dan melihat dan menunggu momentum yang tepat untuk jual-beli saham. 

"Sebetulnya simpel saja kerjanya, kita beli saham, saat grafiknya menunjukkan ada keuntungan, maka kita bisa langsung jual lagi, " terang Dadan. 

Ia mencoba meyakinkan, bahwa pekerjaan trading saham yang digelutinya ini sangat rendah risikonya. Meski telah membeli saham, saat harga turun, imbunnya, belum dikatakan rugi, karena bisa disimpan sambil menunggu grafik naik. 

"Itu namanya floating loss, belum dikatakan rugi, " ungkapnya. 

Ditanya soal penghasilan yang bisa didapatkan dari trading ini, Ia menyebutkan hal itu tergantung dari modal yang disimpan. 

"Tergantung kita beli berapa sahamnya, misalkan modal satu juta, ada kenaikan 1-2 %, hari itu juga bisa kita jual. Dan selisih harganya langsung masuk ke rekening dana nasabah yang bisa ditarik ke rekening bank kita, " bebernya. 

Diungkapkannya lagi, pernah dalam satu tahun Ia meraup keuntungan hingga 350% dengan nominal uang sebanyak Rp 720 juta. Keuntungan terbesar dari jual beli saham ini, kata Dadan, biasanya ada di rentang waktu akhir tahun hingga awal tahun. 

Untuk memulai jadi trading, dijelaskannya, sekarang lebih mudah karena banyak aplikasi sekuritas resmi yang bisa diunduh, dan menyediakan fasilitas untuk mempermudah trading. 

"Untuk jadi trading tidak harus punya modal banyak, sekarang ada yang mulai seratus ribuan bisa mulai trading. Tidak harus pintar juga karena yang dibutuhkan hanya melihat naik turunnya harga saham saja, " ujarnya lagi. 


Trading juga bisa dilakukan semua orang, tanpa melihat gender, latar belakang pekerjaan, pendidikan dan jabatan. 

Pengalaman menarik yang pernah dialaminya selama menekuni pekerjaan trading ini adalah saat ada tetangga yang penasaran apa pekerjaan yang digelutinya selama ini. 

"Pernah ada tetangga yang penasaran, apa sih pekerjaan saya, yang hanya berdiam diri di rumah tapi seperti punya penghasilan  setiap bulannya, " ucap Dadan. 

Dengan menjelaskan pekerjaannya ini, Dadan berharap warga lain bisa mengikutinya karena daripada hanya berdiam diri di rumah tanpa ada penghasilan, apa salahnya jika mencoba jadi trader. 

Ke depannya Ia berharap mempunyai satu komunitas trader di Kuningan yang bisa saling bertukar pikiran dalam setiap pertemuan. 

"Cita-citanya begitu, kita punya satu tempat sejenis kafe trader untuk bisa saling berbagi pengalaman, " pungkasnya. (Nars) 

1 comment:

Powered by Blogger.