Ads Top

3 Terminal di Perbatasan Diresmikan, Bupati Kuningan: Terbuka Trayek Baru dan Bisa Tampung Kendaraan Wisatawan

Bupati Acep Purnama meresmikan 3 terminal sekaligus, Kamis (25/11) di Desa Paniis

KUNINGAN - Tiga lokasi terminal yang berada di sekitar perbatasan Kabupaten Kuningan dengan kabupaten di sekitarnya diresmikan Bupati Kuningan, H Acep Purnama, di Desa Paniis, Kecamatan Pasawahan, pada Kamis (25/11/2021). 

Ketiga terminal tersebut adalah Terminal Wisata Terpadu Desa Paniis, Terminal Tipe C Kecamatan Cibingbin dan Terminal Tipe C Kecamatan Subang. 

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kuningan, Jaka Chaerul, menyebutkan pembangunan ketiga terminal tersebut anggarannya bersumber dari Bantuan Provinsi Jawa Barat. 


"Alhamdulillah tahun 2021 ini kita bisa menyelesaikan tiga lokasi terminal sekaligus dan diresmikan hari ini, " ujar Jaka, Kadis yang akan memasuki masa purnabakti beberapa hari lagi ini. 

Semua terminal tersebut berada di daerah perbatasan, untuk di Cibingbin berbatasan dengan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, di Subang berbatasan dengan Kecamatan Rancah Kabupaten Ciamis, dan Banjar. Sedangkan yang berada di Desa Paniis, perbatasan utara dan barat Kuningan, berbatasan dengan Kabupaten dan Kota Cirebon, juga Majalengka. 

"Untuk mendukung operasional ketiga terminal ini, Kami telah mengembangkan trayek baik angkutan umum pedesaan maupun angkutan khusus wisata, AKDP, Angkutan Pemadu Wisata dan Angkutan Khusus Perbatasan, " ujarnya. 

Pihaknya berharap kehadiran ketiga terminal tersebut bisa memberikan manfaat bagi masyarakat dalam peningkatan perekonomian dan bagi bangkitnya sektor pariwisata di Kuningan. 

Sementara, Bupati Acep usai meresmikan tiga terminal ini mengatakan dibangunnya terminal adalah wujud kewajiban  pemerintah dalam menyediakan sarana dan prasarana bagi masyarakat yang tentu membutuhkan moda angkutan untuk mobilitas dari satu tempat ke tempat lainnya. 

"Dari terminal ini kita buka trayek baru untuk melayani masyarakat ke semua penjuru. Kita juga mengakomodir kekhususan untuk angkutan wisata yang dinilai kurang laik namun ternyata cocok untuk angkutan wisata seperti odong-odong misalnya, " papar Acep. 

Untuk angkutan wisata jenis itu, ke depan akan dilegalkan namun dengan ketentuan-ketentuan khusus yang dipertegas. 

Terpisah, Camat Pasawahan, Cece Hendra Krissianto, mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Kuningan yang telah mewujudkan pembangunan Terminal Wisata Terpadu di wilayah Kecamatan Pasawahan. 


"Semoga setelah diresmikan, operasionalnya akan lancar  dan berjalan  baik. Karena ini untuk mendukung tempat-tempat wisata yang ada di Kecamatan Pasawahan, " sebutnya. 

Ia mengatakan beberapa lokasi wisata di Kecamatan Pasawahan yang sudah banyak dikenal, adalah OW Talaga Biru Cicerem Desa Kaduela, OW Kebun Raya Kuningan, Desa Padabeunghar dan Desa Wisata Cibuntu. 

"Berdirinya terminal ini ujungnya kan untuk kesejahteraan dan peningkatan ekonomi warga sekitar, " katanya lagi. 

Kades Paniis, Raski Baskara, juga mengaku lega dengan telah diresmikannya Terminal Wisata Terpadu ini. 

"Tentu kita akan maksimalkan pemberdayaan masyarakat agar terlibat aktif dalam operasional terminal ini. Terminal wisata ini jelas akan menambah pendapatan bagi masyarakat maupun pendapatan asli desa, " ungkapnya.

Terpantau, dalam peresmian 3 terminal ini dihadiri oleh seluruh Kepala Dinas Perhubungan kabupaten tetangga, Wakil Ketua DPRD Kuningan, Kokom Komariyah, dan perwakilan dari Dishub Provinsi Jawa Barat. (Nars) 

Diberdayakan oleh Blogger.