Ads Top

406 TPS Lakukan Perhitungan Suara Pilkades di Kuningan, Wabup: Cakades Harus Siap Menang/Kalah

Perhitungan Suara di TPS 1 Desa Ancaran

KUNINGAN - Ahad (28/11/2021) siang ada 406 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam rangka Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Kuningan yang sedang melakukan perhitungan suara. 

Hingga pukul 14:30 WIB beberapa PPS tingkat desa sudah melaporkan rekapitulasi perhitungan suara ke Desk Pilkades Kabupaten Kuningan. 

Sementara, dalam monitoring yang dilakukan Wakil Bupati Kuningan, M Ridho Suganda, di beberapa desa yang menggelar Pilkades, disebutkan Wabup bahwa secara umum pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Kuningan berjalan aman dan kondusif. 


Pihaknya mewakili Pemkab Kuningan berterima kasih kepada masyarakat yang telah ikut menyukseskan terselenggaranya Pilkades dengan tertib, aman dan lancar. 

"Mudah-mudahan nanti kita bisa menghasilkan pemimpin yang diharapkan oleh masyarakat dari Pilkades yang secara keseluruhan berjalan kondusif ini, " harap Wabup. 

Bila pun ada gesekan  di antara para pendukung Calon Kades, Ia menilainya wajar sebagai dinamika politik. Namun Ia berharap gesekan itu segera hilang secepatnya  dan warga desa bisa kembali hidup berdampingan meski pilihan berbeda. 


"Alhamdulillah juga, setelah kita cek ke desa-desa, tidak kita temukan yang namanya politik uang. Ini menandakan pendidikan politik kepada masyarakat sudah bagus, " ucap Edo, sapaannya. 

Fenomena politik uang dalam setiap pesta demokrasi, imbuh Wabup, sudah harus ditinggalkan, karena akan menghancurkan nilai-nilai demokrasi itu sendiri. 

"Usai pelaksanaan perhitungan suara nanti, kita berharap siapa pun yang menang harus bisa menghormati yang belum menang. Begitu pun sebaliknya, yang belum menang jangan kecewa, intinya semua harus siap menang dan siap kalah, " ujarnya. 

Selepas pesta demokrasi di desa-desa ini, pihaknya berharap segera dibangun rekonsiliasi atau adanya saling sinergi di antara para pendukung Cakades. 

"Mari bersama-sama membangun Kabupaten Kuningan dari desa masing-masing. Jangan ada perseteruan yang berkepanjangan, mari bersatu lagi, " tandasnya. (Nars) 

Diberdayakan oleh Blogger.