Ads Top

Bupati Kuningan Soroti Beda Paham Wabup dan Kadisporapar Soal Pemeliharaan GOR Ewangga

Bupati Kuningan, H Acep Purnama 

KUNINGAN - Belakangan ini antara Wakil Bupati Kuningan, M Ridho Suganda, dan Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, Toto Toharudin, ramai dibicarakan di media sosial, saat keduanya beda paham soal anggaran pemeliharaan Gelanggang Olahraga (GOR) Ewangga, Kompleks Stadion Wisnusaputra Kuningan.

Hal ini membuat Bupati Kuningan angkat bicara. 

Ditemui di sela kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Resto Dedekaka, Rabu (03/11) Bupati meminta kepada seluruh pejabat di lingkungan Pemkab Kuningan agar kalau ada sesuatu hal bisa lebih dulu disampaikan kepada pihaknya sebelum mengungkapkannya di media. 

"Kalau disampaikan ke Saya dulu, Insya Allah Saya akan sikapi dengan arif dan bijaksana. Kalau bicara soal kekurangan-kekurangan tidak usah diungkapkan ke permukaan, " tandas Acep. 


Masih kata Acep, hal kekurangan tersebut tidak usah diungkap jadi konsumsi publik, apalagi memperlihatkan ada beda paham antara pejabat daerah. 

"Ini kan akhirnya jadi memperlihatkan adanya disharmonisasi di dalam tubuh penyelenggara pemerintah daerah. Padahal sebenarnya kan tidak ada (disharmonisasi tersebut)," ujarnya. 

Acep mengaku bertanggungjawab soal kerusakan fasilitas GOR yang jadi inti permasalahan selisih paham antara Wabup dan Kadisporapar. 

"Saya mengakui dalam pemeliharaan GOR ini memang ada kekurangannya ya. Tapi Saya juga menghargai (petugas penanggungjawab GOR), karena tidak mudah untuk memelihara GOR ini, " sebut Acep. 

Satu sisi, imbuhnya, GOR itu adalah fasilitas umum yang bisa dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat. Di sisi yang lain, agar bisa tetap digunakan, GOR ini butuh pemeliharaan. 

"Kadang sebagai manusia, untuk hal ini kadang kita lupa, capek, kadang-kadang ada yang keropos, karatan itu luput dari perhatian, " paparnya. 

Pastinya, tegas Acep, pihaknya sangat bertanggungjawab atas perbaikan fasilitas GOR Ewangga ini. Pihaknya berjanji akan segera melakukan renovasi GOR secepatnya. 

"Karena anggarannya terbatas, kita (hanya) renovasi apa adanya. Insya Allah selanjutnya Saya sedang mengupayakan untuk menganggarkan renovasi GOR Ewangga ini, termasuk Stadion Mashud Wisnusaputra, agar lebih bagus lagi, " beber Acep. 

Saat ditanya target kapan  renovasi bisa terwujud, Acep menjawab, targetnya tahun 2023 bisa direalisasikan. "Karena hari ini Saya jujur saja tidak mampu, " katanya lagi. 


Untuk diketahui, "perseteruan" antara Wabup Kuningan, M Ridho Suganda dan Kadisporapar, Toto Toharudin, muncul akibat statemen Kadisporapar di salah satu media daring, bahwa tidak ada anggaran dari APBD untuk pemeliharaan GOR Ewangga saat ini. 

Statemen Toto ini menanggapi anggapan amburadulnya fasilitas gelanggang kebanggaan warga Kuningan yang disebutkan Wabup Kuningan saat menghadiri penutupan acara pertandingan Bola Voli di GOR tersebut. 

Wabup Kuningan lalu membantah pernyataan Kadisporapar ini, dan menyebutkan bahwa untuk anggaran pemeliharaan GOR ada di APBD bahkan dalam laporan yang diterimanya sudah dilaksanakan kegiatannya 100 persen. 

"Kalau Kadisporapar menyebutkan tidak ada anggaran pemeliharaan GOR ini aneh. Mungkin dia lupa bahwa saya ini koordinator pengawasan, " tandas Wabup Edo, sapaannya, seperti yang diberitakan inilahkuningan.com,  Selasa (02/11) kemarin. 

Kabarnya, atas perbedaan paham ini, Kadisporapar akan menemui Wabup di rumah dinasnya, Selasa kemarin. Namun kuninganreligi.com belum mendapat kejelasan terkait pertemuan antara Wabup dan Kadisporapar ini. (Nars) 

Diberdayakan oleh Blogger.