Ads Top

Dua Rumah Terdampak Longsor, 3 Pohon Tumbang, Warga Desa Cipedes Kerja Bakti


KUNINGAN - Hujan deras disertai angin kencang pada Senin (01/11) siang mengakibatkan 3 pohon tumbang dan 2 rumah terdampak longsor di Desa Cipedes, Kecamatan Ciniru, Kabupaten Kuningan. 

Kepala Desa Cipedes, Rusdiana, memberikan keterangan bahwa hujan sangat deras terjadi sejak pukul 12:00 WIB. 


"Hujannya sangat deras, disertai angin. Akibatnya tiga pohon di Blok Tonjong, Cipedak tumbang dan menghalangi jalur lalu lintas Ciniru-Cipedes, " ujarnya melalui sambungan seluler, Senin sore. 

Diterangkan, setelah hujan reda, warga Desa Cipedes langsung kerja bakti menyingkirkan material batang pohon agar jalan tersebut bisa dilalui lagi kendaraan. 

"Saat ini jalan sudah normal kembali, batang pohon sudah dievakuasi, " katanya. 

Rusdiana menambahkan, selain tiga batang pohon yang tumbang, akibat hujan deras Senin siang, ada 2 rumah juga yang terdampak longsoran. 

"Kita masih lakukan bersih-bersih material pohon tumbang dan longsoran, mungkin sampai malam, tapi untuk jalan sudah bisa dilalui, " terangnya. 

Dua rumah yang terdampak bencana longsor ada di Blok Sukasari dan Blok Jatisari. 

"Satu rumah TPT nya longsor dan ada sebagian rumah tertimbun tanah longsor, " sebutnya. 

Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana, saat dikonfirmasi, menjelaskan, untuk peristiwa pohon tumbang di Kabupaten Kuningan saat ini memang sedang meningkat. 

"Untuk antisipasi kita perlu meng-iventarisasi pohon-pohon yang sudah lapuk dan berusia tua. Apalagi yang berada di pinggir jalan. Kita menghimbau aparat desa setempat atau masyarakat bisa melaporkan bilamana ada pohon yang dinilai membahayakan dan rawan tumbang ke SKPD terkait, dalam hal ini Dinas LH, " katanya. 

Pihaknya meminta ada tindakan sementara dari pemerintah desa sekitar dan masyarakat agar memangkas pohon untuk penanganan pencegahan. 


"Bilamana memang pohon itu harus ditebang karena membahayakan, itu harus lapor dulu ke LH, " katanya. 

Untuk penanganan saat terjadinya pohon tumbang, pihaknya mengaku memiliki keterbatasan personil. Namun, Indra menyarankan agar ada kesiapan, pemdes juga bisa menyediakan alat-alat seperti chainsaw agar jika terjadi kebencanaan seperti pohon tumbang bisa segera ditangani oleh aparat desa setempat. 

"Untuk penanganan kebencanaan ini kan bisa multi sektor yang menanganinya, " pungkasnya. (Nars) 

Diberdayakan oleh Blogger.