Ads Top

Gerhana Bulan Jum'at Besok Berakhir Sebelum Maghrib, Tidak Disunnahkan Shalat Gerhana Bagi Warga Kuningan

Ilustrasi Gerhana Bulan Sebagian

KUNINGAN - Akhir Fase Umbra (dimana bulan telah meninggalkan posisi umbra bumi) - baca tahapan fase terjadinya gerhana bulan di sini - pada Gerhana Bulan Sebagian yang akan terjadi Jum'at (19/11) besok menurut keterangan MUI Jawa Barat berdasarkan hasil Badan Hisab dan Rakyat Kota Bandung, akan berakhir pada pukul 17:47 WIB. 


Ini, kata Ketua MUI Kabupaten Kuningan, KH Dodo Syarif Hidayatullah, Kamis (18/11), menandakan habisnya fase gerhana (samagaha). 

"Sebagaimana informasi tersebut, gerhana bulan terjadi dari jam 14:18 sampai dengan 17:47 dengan posisi di bawah ufuk sehingga tidak bisa teramati di wilayah Jawa Barat, " ujarnya. 

Di sisi lain, waktu magrib untuk wilayah Kabupaten Kuningan dan sekitarnya, Jum'at besok jatuh pada pukul 17:53 WIB. 

"Hal itu berarti ketika masuk waktu Sholat Magrib, gerhana bulan sudah habis. Karenanya kita tidak disunahkan Salat Gerhana, " jelas KH Dodo Syahida, sapaannya. 

Baca juga:

JUM'AT (19/11) BESOK GERHANA BULAN SEBAGIAN, INI KETERANGAN BMKG DAN MUI KUNINGAN

Namun demikian, imbuhnya, info adanya gerhana diharapkan jadi bahan renungan kekuasaan Yang Maha Pencipta. Bahwa, Allah Maha Mampu menciptakan alam jagat raya dan Allah pun Maha Mampu Mengatur posisi dan peredarannya sesuai dengan kehendak-Nya tanpa ada campur tangan manusia. 

"Suatu saat, Allah pun akan melenyapkan semuanya dengan mudahnya. Karena itu, manusia tidak boleh sombong dan angkuh dengan kehebatan yang dimilikinya, karena semuanya tiada artinya di hadapan Allah SWT, " terangnya. 

Baca juga:

Gerhana Matahari Cincin, Kapan Puncaknya? 

Sebelumya diberitakan,  Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui laman resminya menyebutkan pada Jum'at (19/11/2021) besok, akan terjadi fenomena Gerhana Bulan sebagian yang bisa diamati oleh masyarakat di beberapa wilayah Indonesia bagian timur. 

Gerhana bulan sebagian, Jum'at (19/11) besok, dikabarkan akan bisa diamati di wilayah Maluku hingga Surabaya. Gerhana ini adalah salah satu dari 2 kali kejadian gerhana bulan yang terjadi pada Tahun 2021 ini. 

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kuningan, KH Dodo Syarif Hidayatullah, dalam keterangan persnya pada Kamis (18/11) membenarkan akan terjadi gerhana bulan pada Jum'at (19/11) besok. 

" Benar bahwa pada tanggal 19 November 2021 akan terjadi fenomena alam yang luar biasa yaitu gerhana bulan sebagian. Waktunya sangat lama, mulai pukul 13.00 WIN sampai dengan pukul 19.05 WIB, " papar K Dodo. 

Ia menambahkan, waktu gerhana yang terjadi selama 6 jam 5 menit ini adalah terjadi fase permulaan penumbra pada pukul 13:00 WIB. 


"Kemudian, fase permulaan umbra (pukul 14:18 WIB), puncak umbra (pukul 16:02 WIB), fase akhir umbra (pukul 17:47 WIB), dan fase akhir penumbra (pukul 19:05 WIB), " rincinya. 

Kiai Dodo mengatakan, hingga akhir umbra, "samagaha bulan" tidak akan teramati karena bulan masih berada di bawah ufuq (belum terbit). 

"Ini merupakan informasi yang saya peroleh dari MUI Jawa Barat berdasarkan Badan Hisab dan Rukyat Kota Bandung. Katanya fase ke 5 (akhir penumbra) dapat teramati di seluruh wilayah Indonesia, " terangnya. (Nars) 

Diberdayakan oleh Blogger.